Close-up gunung berapi Chu Dang Ya, provinsi Gia Lai
Namanya berarti "jahe liar" dalam bahasa Jrai. Gunung berapi Chu Dang Ya, yang terletak di komune Bien Ho, provinsi Gia Lai, dikenal sebagai salah satu kawah gunung berapi dengan sejarah geologis jutaan tahun.
Menurut para ahli geologi, Chu Dang Ya adalah kompleks tiga gunung berapi kecil yang berdekatan, membentuk cekungan besar berbentuk corong, dikelilingi tebing-tebing yang landai. Saat ini, gunung berapi Chu Dang Ya tidak aktif, dan letusan terakhirnya diperkirakan terjadi sekitar 10.000 tahun yang lalu.
Proses letusan ini menciptakan lapisan tanah basal merah yang sangat subur, menyebar ke seluruh lereng gunung dan lembah, menjadi fondasi yang kokoh bagi kehidupan dan perkembangan tanah ini.
Dilihat dari atas, Chu Dang Ya tampak seperti lukisan megah yang tercipta dari Desa Ia Gri, rumah bagi suku Jrai, dan silih bergantinya warna tanaman musiman di lereng gunung berapi. Gunung berapi yang megah ini tak hanya menjadi sumber tanah subur untuk bercocok tanam, tetapi juga dianggap sebagai "atap", "ibu" yang melindungi dan mengasuh penduduk desa.
Pertanian merupakan penopang utama kehidupan ekonomi masyarakat Ia Gri.
Dalam beberapa tahun terakhir, Chu Dang Ya telah menjadi destinasi wisata yang terkenal, terutama selama musim bunga matahari liar. Festival Bunga Matahari Liar Vulkanik Chu Dang Ya diadakan setiap bulan November, dan secara bertahap menjadi acara budaya dan wisata utama, menarik ribuan wisatawan domestik dan mancanegara.
Festival ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengagumi warna kuning cemerlang bunga matahari liar, tetapi juga kesempatan bagi pengunjung untuk membenamkan diri dalam suasana budaya unik di Central Highlands.
Perkembangan pariwisata telah membawa banyak perubahan positif bagi kehidupan masyarakat di kaki Gunung Berapi Chu Dang Ya. Mereka memanfaatkan peluang, menyediakan layanan pariwisata seperti menjual bunga matahari liar, menjadi pengemudi ojek untuk menjemput dan mengantar tamu, berbisnis kuliner, atau bahkan menciptakan produk wisata yang unik... yang berkontribusi pada peningkatan ekonomi secara signifikan. Anak-anak khususnya memiliki akses yang lebih baik untuk membeli buku dan perlengkapan sekolah...
Dengan kombinasi geologi yang unik, alam yang kaya, dan budaya asli yang unik, Chu Dang Ya merupakan salah satu destinasi wisata Gia Lai yang wajib dikunjungi.
Gia Lai kini tak hanya menawarkan laut biru dan pasir keemasan, tetapi juga keindahan alamnya yang liar dan pedesaan, serta identitas budaya Dataran Tinggi Tengah yang unik. Potensi di kaki gunung berapi Chu Dang Ya yang "tidur" berusia jutaan tahun sedang "dibangkitkan" untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan, sehingga masyarakat Jrai yang sederhana, ramah, dan bersemangat memiliki kesempatan untuk bangkit dari tanah basal yang legendaris.
Mengenai potensi di kaki gunung berapi Chu Dang Ya, Bapak Pham Anh Tuan, Ketua Komite Rakyat Provinsi Gia Lai, baru-baru ini mengadakan rapat kerja dengan badan-badan fungsional untuk meneliti dan mengusulkan rencana perencanaan bagi Kawasan Wisata Bien Ho - Chu Dang Ya.
Bapak Pham Anh Tuan menilai bahwa Kawasan Wisata Bien Ho - Chu Dang Ya merupakan sumber daya geologi dan lanskap yang unik di Provinsi Gia Lai, dengan nilai alam dan budaya yang istimewa. Para pemimpin Provinsi Gia Lai menugaskan Dinas Konstruksi untuk berkoordinasi dengan instansi terkait guna segera melaksanakan perencanaan kawasan wisata di sini, yang ditargetkan rampung pada Oktober 2025.
Selain itu, Bapak Pham Anh Tuan meminta agar perencanaan kawasan wisata Bien Ho - Chu Dang Ya dilakukan secara sistematis dan mendalam, dengan tetap memperhatikan keselarasan antara faktor pelestarian warisan budaya, lanskap alam, dan pembangunan pariwisata berkelanjutan. Harus ada orientasi pembangunan yang sinkron dan berjangka panjang, yang dapat menarik banyak orang dan wisatawan.
Dung Nhan - Nguyen Gia
Vtcnews.vn
Sumber: https://vtcnews.vn/chiem-nguong-nui-lua-chu-dang-ya-trieu-nam-tuoi-o-gia-lai-ar957123.html
Komentar (0)