Jet tempur F/A-18 Hornet terbakar setelah jatuh di pangkalan udara Zaragoza di Spanyol, sekitar 300 km dari ibu kota Madrid.
Dalam video yang beredar di Twitter, jet tempur F-18 Hornet buatan AS dengan cepat kehilangan ketinggian dan menukik ke tanah, sebelum meledak dalam jangkauan pangkalan udara.
Kementerian Pertahanan Spanyol mengatakan di Twitter bahwa pilot berhasil keluar dari pesawat. Ia dibawa ke rumah sakit dan nyawanya tidak terancam. Beberapa jam setelah kecelakaan, angkatan udara mengatakan pilot "dalam kondisi baik" tetapi akan tetap dirawat di rumah sakit selama "beberapa hari."
Pangkalan udara Zaragoza milik Angkatan Udara dan Antariksa Spanyol, menurut AP. Kantor berita Spanyol, EFE, melaporkan bahwa jet tempur tersebut sedang berlatih untuk sebuah pameran penerbangan ketika insiden itu terjadi.
Pesawat sebelum jatuh ke tanah dan terbakar. Foto: Zaragoza Denuncia/Twitter.
Pesawat McDonnell Douglas F-18 Hornet yang jatuh adalah milik Ala 15, bagian dari Komando Tempur Udara (ARCOM) Angkatan Udara Spanyol. F-18 Hornet mulai beroperasi di Spanyol pada tahun 1986.
Diproduksi oleh Boeing, F/A-18 McDonnell Douglas adalah pesawat pertama yang memiliki sayap serat karbon dan pesawat tempur taktis pertama yang menggunakan sistem kontrol penerbangan digital.
Garda Sipil Spanyol mengatakan akan bekerja sama dengan militer dalam menyelidiki kecelakaan tersebut. Mereka mengonfirmasi bahwa menurut informasi awal yang diberikan oleh pilot, pesawat mengalami malfungsi, lapor Militer.
Menurut Zing
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)