
Menjaga kebersihan lingkungan bukan lagi tanggung jawab pemerintah atau organisasi semata, melainkan telah menjadi kebiasaan sukarela sehari-hari bagi banyak rumah tangga. Tanpa menunggu hari bersih-bersih umum, banyak keluarga di desa-desa dataran tinggi telah memelihara kebiasaan menyapu, memungut sampah, dan merawat bunga di depan rumah mereka setiap hari, yang berkontribusi menjaga udara tetap segar dan lanskap tetap bersih dan indah.

Komune Ban Ho (Kota Sa Pa) dulunya merupakan destinasi wisata yang menarik bagi masyarakat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pengunjung menurun karena lanskapnya tidak lagi asri dan bersih. Menyadari hal ini, pemerintah daerah dan masyarakat telah bekerja sama untuk menerapkan berbagai solusi guna memperbaiki lingkungan hidup. Jalan-jalan desa dibersihkan secara berkala, bunga dan pohon ditanam di kedua sisi jalan, sampah dipilah, dan masyarakat secara proaktif menjaga kebersihan dan kerapian rumah mereka, siap menyambut kembali pengunjung.

Bapak Ly Lao Ta, Ketua Komite Rakyat Komune Ban Ho (Kota Sa Pa), mengatakan: Komune telah menginstruksikan desa-desa untuk meningkatkan propaganda dan memobilisasi warga untuk melakukan pembersihan umum jalan-jalan desa dan area publik. Setiap orang memiliki tugas, mulai dari mencabut rumput, merawat bunga, menyapu jalan desa hingga membersihkan selokan, berkontribusi dalam melestarikan lanskap pedesaan yang "cerah - hijau - bersih - indah".
Keluarga Ibu Nguyen Thi Ky, yang mengelola homestay di Desa La Ve (Ban Ho), berbagi: Untuk menarik wisatawan agar kembali ke Ban Ho, tidak hanya keluarga saya tetapi semua rumah tangga sadar akan pentingnya merenovasi dan melindungi lingkungan tempat tinggal, menjaga kebersihan rumah, jalan dan gang desa, dan membangun lanskap yang bersih dan indah.

Di komune Cam Con (Bao Yen), gerakan sanitasi lingkungan juga menyebar dengan pesat, terutama sejak wilayah tersebut diakui memenuhi standar pedesaan baru pada Mei 2025. Komune Cam Con telah membentuk grup zalo untuk berbagi foto-foto kompetisi sanitasi lingkungan antardesa, sehingga menciptakan penyebaran yang luas. Berkat pendekatan kreatif ini, banyak desa menerapkan sanitasi lingkungan secara berkala tanpa perlu diingatkan.

Tanggal 20 setiap bulan diperingati oleh Desa Hong Cam (Komune Cam Con) sebagai "Hari Bersih Desa". Pada hari ini, seluruh rumah tangga meluangkan waktu 10 menit untuk berpartisipasi membersihkan rumah dan area publik di sekitarnya. Bapak Pham Van Phuong, Kepala Desa Hong Cam, menyampaikan: "Hanya ketika seluruh desa bekerja sama, kita dapat melihat perubahan yang nyata. Sekarang tidak ada yang membuang sampah sembarangan, keluarga-keluarga proaktif dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga, sehingga tidak mencemari lingkungan."

Selama dua tahun berturut-turut, Hong Cam telah memenangkan hadiah pertama dalam kontes "Desa Pedesaan Baru yang Cerah - Hijau - Bersih - Indah" yang diselenggarakan oleh Distrik Bao Yen. Desa ini juga telah memobilisasi ratusan juta dong dari sektor publik untuk merenovasi rumah adat dan menanam bunga di kedua sisi jalan. Saat ini, 100% rumah tangga di Hong Cam memiliki pagar dan pepohonan untuk menghalau debu, dan sampah dipilah serta diolah di rumah.

Di seluruh provinsi, banyak model praktis perlindungan lingkungan yang direplikasi, seperti jalan bunga, jalan "petani swadaya", stasiun sampah mini, dan titik pengumpulan sampah rumah tangga. Selama periode 2021-2025, provinsi ini telah memobilisasi masyarakat untuk menanam lebih dari 320 km jalan bunga, merenovasi dan memelihara lebih dari 320 km sistem penerangan pedesaan, membersihkan lebih dari 1.100 km jalan dan gang desa; mengeruk 168 km selokan; dan mengumpulkan lebih dari 100 ton sampah.
Saat ini, tingkat penggunaan air bersih rumah tangga mencapai 95%; lebih dari 80% sampah rumah tangga dan kemasan pestisida telah diolah dengan baik; 95% fasilitas produksi pertanian, kehutanan, dan perikanan memenuhi standar keamanan pangan. Di seluruh provinsi, terdapat 50 kecamatan yang memenuhi kriteria lingkungan dan keamanan pangan; 16 kecamatan yang memenuhi standar lingkungan tingkat lanjut; dan 21 kecamatan yang memenuhi standar kualitas lingkungan hidup tingkat lanjut.

Namun demikian, menurut penilaian para pihak berwenang, kriteria lingkungan hidup masih menjadi salah satu kriteria yang sulit dipertahankan tanpa adanya konsensus dan kesadaran dari masyarakat.

Untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kriteria lingkungan, pemerintah daerah akan terus mengintegrasikan sumber daya investasi dari program sasaran nasional, anggaran provinsi, dan anggaran daerah untuk membangun infrastruktur penting. Bersamaan dengan itu, semua tingkatan, sektor, dan organisasi perlu meningkatkan propaganda dan mobilisasi agar sanitasi lingkungan menjadi kesadaran dan kebiasaan sehari-hari setiap warga. Ketika setiap rumah tangga dan setiap desa menerapkan prinsip-prinsip tersebut, mulai dari hal terkecil, lingkungan hidup akan benar-benar menjadi "cerah - hijau - bersih - indah - aman".
Sumber: https://baolaocai.vn/chung-tay-thuc-hien-tieu-chi-moi-truong-nong-thon-post403802.html
Komentar (0)