Pada 12 November, berita dari Rumah Sakit Umum Thanh Vu Medic Bac Lieu menyebutkan bahwa dokter rumah sakit tersebut telah berhasil merawat dua pasien infark miokard akut pada hari yang sama. Kedua pasien memiliki banyak kondisi medis yang mendasarinya dan dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.
Pasien THN dirawat di Rumah Sakit Umum Thanh Vu Medic Bac Lieu
Secara khusus, pada pagi hari tanggal 8 November, pasien laki-laki THN (59 tahun, tinggal di Kota Gia Rai, Bac Lieu) dirawat di rumah sakit dengan nyeri dada akut pada jam ke-4 dengan latar belakang hiperlipidemia campuran, hipertensi, dengan prognosis yang buruk.
Menjelang sore hari di hari yang sama, rumah sakit menerima seorang pasien pria dengan HVD (64 tahun, tinggal di Distrik Hong Dan, Bac Lieu) dengan nyeri dada kiri yang parah. Ini merupakan gejala khas infark miokard akut dengan latar belakang berbagai penyakit, seperti: hiperlipidemia campuran, refluks gastroesofageal, dengan prognosis yang buruk.
Setelah pemeriksaan, tim kardiologi intervensi segera membawa kedua pasien ke ruang kateterisasi jantung dan melakukan intervensi koroner darurat dengan penanganan medis aktif, seperti penggunaan vasopresor dosis tinggi, antikoagulan, dan agen antiplatelet ganda. Setelah prosedur, kondisi kedua pasien kini stabil dan dapat dipulangkan dalam beberapa hari ke depan.
Dr. Tran Quynh An, Kepala Pusat Kardiologi Intervensional, Rumah Sakit Umum Thanh Vu Medic Bac Lieu, mengatakan bahwa infark miokard merupakan penyakit yang berbahaya namun sangat umum saat ini. Selain menerapkan gaya hidup sehat, masyarakat perlu melakukan pemeriksaan dan skrining secara berkala untuk mendapatkan pengobatan dini jika ada penyakit yang terdeteksi.
"Bagi pasien infark miokard akut dan stroke akut, masa emas hanya berkisar 3-5 jam pertama sejak timbulnya gejala. Oleh karena itu, masyarakat perlu memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan," ujar Dr. An.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)