(CLO) Seorang pria diserang dengan pisau di tugu peringatan Holocaust di Berlin pada hari Jumat (21 Februari), hanya dua hari sebelum pemilihan umum bersejarah di Jerman.
Serangan itu terjadi sekitar pukul 6 sore waktu setempat di monumen yang memperingati enam juta orang Yahudi yang dibunuh oleh Nazi Adolf Hitler selama Perang Dunia II.
Polisi Berlin mengatakan korban adalah seorang turis pria berusia 30 tahun asal Spanyol dan mengalami luka serius, tetapi tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa.
Pihak berwenang mengatakan seorang tersangka pria ditangkap di dekat lokasi kejadian. Mereka menambahkan bahwa ia ditangkap "karena adanya bercak darah yang dapat diidentifikasi."
Pihak berwenang menutup lokasi penusukan di monumen Holocaust di Berlin, Jerman. Foto: X/IFM
Awalnya setelah serangan itu, polisi mengatakan tersangka masih buron. Perburuan sedang dilakukan. Namun sekitar tiga jam kemudian, seorang pria menghampiri sekelompok petugas polisi di tempat kejadian. Petugas bergulat dan menangkapnya. Pria itu diborgol dan terbaring telungkup di tanah.
"Tersangka kemungkinan menyerang warga negara Spanyol berusia 30 tahun itu pada pukul 6 sore di tempat peringatan ini," kata juru bicara kepolisian Florian Nath, seraya menambahkan bahwa pria itu terlihat "dengan darah di tangannya".
Rekaman video dari lokasi kejadian menunjukkan ambulans dan polisi bersenjata lengkap berbaris di sepanjang salah satu sisi tugu peringatan, sebuah area beton abu-abu luas tempat serangan terjadi. Tugu peringatan ini terletak di seberang jalan dari Kedutaan Besar AS.
Pemimpin oposisi Jerman telah berjanji untuk mendorong legislasi guna memulihkan kontrol perbatasan. Sebelumnya pada hari Jumat, seorang pemuda Chechnya berusia 18 tahun ditangkap karena dicurigai merencanakan serangan terhadap kedutaan Israel di Berlin, lapor surat kabar Bild.
Insiden tersebut, bersama dengan serangkaian serangan terkait migran baru-baru ini, terjadi saat Jerman menuju pemilihan umum yang penting, dengan jajak pendapat menunjukkan partai sayap kanan (AfD) dapat menempati posisi kedua untuk pertama kalinya dalam sembilan dekade.
Bui Huy (menurut CNA, Reuters, Bild)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/dam-dao-tai-dai-tuong-niem-holocaust-o-berlin-khi-cuoc-bau-cu-duc-dang-den-gan-post335582.html
Komentar (0)