Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mengatakan omzet ekspor tekstil dan garmen mencapai 3,19 miliar USD pada bulan pertama tahun ini, naik 1,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Angka-angka di atas merupakan sinyal positif bagi target ekspor industri sebesar 48 miliar USD. tekstil Para pelaku bisnis memanfaatkan sepenuhnya peluang pasar pada paruh pertama tahun ini ketika pesanan melimpah, sembari juga merencanakan skenario guna menanggapi ketegangan perdagangan global guna mempertahankan momentum pertumbuhan.
Dengan target pertumbuhan lebih dari 20% dibandingkan tahun 2024, perusahaan garmen Dony menyatakan bahwa pesanan kini telah terpenuhi pada kuartal kedua tahun 2025. Memanfaatkan perjanjian dagang dan memahami kebutuhan spesifik konsumen di setiap pasar, perusahaan menerima banyak pesanan baru.
Di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global, perusahaan tekstil dan garmen juga menyatakan telah menyiapkan skenario untuk merespons. Prioritas diberikan pada perluasan pasar dan diversifikasi rantai pasok dengan berpartisipasi dalam organisasi tekstil dan garmen internasional serta pameran promosi dagang untuk mendapatkan pesanan dan menemukan sumber bahan baku alternatif.
Para pelaku usaha menyatakan bahwa jumlah orang yang tertarik, mempelajari, dan bertanya tentang bisnis meningkat sekitar 20% dibandingkan tahun lalu. Daya beli meningkat karena pulihnya permintaan pasar, dan produk-produk buatan Vietnam semakin diminati oleh pelanggan yang menuntut.
Ibu Doan Thi Bich Ngoc, CEO CANIFA Joint Stock Company, mengatakan: "Rantai nilai Vietnam semakin sempurna. Kami memiliki pengetahuan yang luas tentang rantai nilai ini, sehingga kami tahu cara menciptakan produk dengan harga yang tetap kompetitif."
Dalam perannya sebagai penyelenggara promosi perdagangan, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mengatakan akan mendukung bisnis untuk berpartisipasi lebih dalam dalam rantai pasokan global untuk menanggapi fluktuasi pasar.
Ibu Phan Thi Thang, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan, mengatakan: "Perusahaan perlu mengikuti tren dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mendekati tahapan dan rantai produksi tekstil dan garmen yang lebih tinggi. Kami tidak hanya berfokus pada pemrosesan, tetapi juga pada desain dan material untuk secara bertahap menjadi lebih proaktif di masa mendatang."
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan akan bekerja sama erat dengan para pelaku bisnis untuk mematuhi regulasi tentang asal usul, keterlacakan rantai pasokan, transformasi hijau, dan lain-lain guna memanfaatkan peluang ekspor.
Sumber
Komentar (0)