Badai Milton membawa angin yang sangat kencang, hingga 200 km/jam. Badai ini menghantam daratan, menyebabkan hujan deras, disertai angin kencang yang berbahaya, meningkatkan risiko banjir bandang lokal, dan mengancam jiwa serta harta benda masyarakat di wilayah yang terdampak langsung badai.
Milton adalah badai kedua yang menerjang Florida secara langsung dalam dua minggu terakhir. Badai Helene sebelumnya telah menyebabkan kerusakan pada manusia dan properti di banyak negara bagian AS, menewaskan lebih dari 220 orang.
Universitas-universitas di negara bagian Florida dan sekitarnya terus mengeluarkan peringatan bagi para mahasiswa untuk memilih solusi yang aman dan sesuai bagi diri mereka sendiri.
Universitas South Florida memiliki rencana untuk mendukung hampir 50.000 mahasiswanya menjelang Badai Milton (Foto: USF).
Universitas South Florida, yang berlokasi di Tampa, Florida, yang terkena dampak langsung Badai Milton, telah melakukan persiapan yang cermat untuk membantu hampir 50.000 mahasiswanya memiliki rencana untuk menghindari badai dengan aman.
Universitas South Florida membatalkan perkuliahan sebelum badai melanda. Pihak universitas mengumumkan penutupan semua asrama dan meminta mahasiswa untuk mengungsi ke tempat aman sesuai daftar yang diberikan oleh pihak universitas.
Lokasi-lokasi ini dinyatakan secara khusus dalam email yang dikirimkan kepada siswa, bersama dengan persyaratan terperinci untuk setiap lokasi tempat penampungan sehingga siswa dapat menemukan tempat penampungan yang sesuai.
Dalam surel yang dikirimkan kepada para siswa awal pekan ini, pihak sekolah mencantumkan lokasi-lokasi yang tidak mengizinkan hewan peliharaan atau yang mewajibkan siswa menyediakan makanan dan standar keamanan sendiri untuk hewan peliharaan mereka. Pihak sekolah juga memberikan daftar lokasi yang hanya menerima penyandang disabilitas atau mereka yang memiliki persyaratan kesehatan khusus.
Sekolah juga menganjurkan agar siswa secara proaktif membawa perlengkapan pribadi dasar saat tinggal di tempat penampungan, termasuk kantong tidur, obat-obatan umum, dan perlengkapan kebersihan pribadi.
Namun, siswa diimbau untuk tidak membawa terlalu banyak barang ke tempat penampungan, karena setiap individu hanya diperbolehkan menggunakan area seluas 2 meter persegi. Siswa sama sekali tidak diperbolehkan membawa minuman beralkohol, stimulan, dan senjata ke dalam tempat penampungan.
Perpustakaan Universitas South Florida, sekolah yang terletak di daerah yang terkena dampak langsung Badai Milton (Foto: USF).
Baik sekolah maupun pemerintah daerah menekankan bahwa mencari tempat berteduh adalah pilihan terakhir jika siswa tidak mempunyai pilihan lain.
Jika siswa memiliki kesempatan untuk pindah ke tempat yang aman, seperti rumah kerabat atau teman, atau hotel atau motel di luar zona bahaya, mereka sebaiknya mempertimbangkan untuk memprioritaskan solusi-solusi ini. Hal ini akan mengurangi beban pada tempat penampungan.
Sebagai persiapan menghadapi badai, daerah-daerah yang terdampak parah badai memiliki bus evakuasi gratis yang beroperasi langsung ke tempat penampungan yang telah diumumkan oleh pihak berwenang. Siswa dapat menggunakan bus-bus ini untuk bepergian secara proaktif dan menghemat biaya perjalanan.
Area parkir universitas tetap buka, meskipun sekolah dan asrama ditutup. Banyak area parkir di area bebas risiko banjir juga tersedia untuk parkir gratis bagi penghuni di area berisiko tinggi selama Milton. Mahasiswa diimbau untuk mencari tempat parkir yang aman untuk barang-barang pribadi mereka.
Pihak sekolah terus-menerus mengumumkan badai di laman media sosial resmi, situs web, dan surel kepada siswa. Setelah badai melewati fase berbahaya, tergantung situasinya, kegiatan belajar mengajar akan dilanjutkan secara bertahap.
Pihak sekolah di wilayah yang terkena dampak Badai Milton, seperti Hillsborough College dan University of Central Florida, juga telah mengumumkan bahwa kegiatan belajar-mengajar akan ditiadakan setidaknya hingga akhir hari Jumat ini.
Pihak sekolah mengumumkan bahwa semua tugas yang diberikan kepada siswa akan ditunda setidaknya hingga Senin depan (14 Oktober), sehingga siswa dapat yakin untuk melaksanakan rencana menghindari badai.
Asrama Universitas Central Florida dibuka untuk semua mahasiswa selama Badai Milton (Foto: UCF).
Pihak administrasi Universitas Central Florida telah menetapkan bahwa asramanya aman untuk ditinggali mahasiswa, sehingga mereka akan tetap membukanya selama Badai Milton.
Semua siswa sekolah, baik yang tinggal di asrama atau tidak, jika mereka ingin mencari tempat berlindung yang aman, dapat tinggal sementara selama badai.
"Kami membuat keputusan ini demi kepentingan terbaik keselamatan komunitas kami," ujar juru bicara University of Central Florida. "Kami akan terus memantau prakiraan cuaca dan memberikan informasi terbaru jika diperlukan."
Universitas Florida A&M dan Universitas Florida bahkan telah menangguhkan perkuliahan hingga pertengahan minggu depan, sehingga para mahasiswa dapat kembali menjalani kehidupan normal setelah badai, sebelum kembali ke sekolah.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/dh-my-lien-tuc-ra-canh-bao-cap-nhat-noi-tru-an-sinh-vien-tranh-bao-milton-20241010105811056.htm
Komentar (0)