Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Bisnis yang mengalami keterlambatan pengembalian pajak dapat dikenakan bunga 10% per tahun

Việt NamViệt Nam27/08/2024

[iklan_1]

Undang-Undang Administrasi Perpajakan menetapkan bahwa wajib pajak berhak menerima bunga sebesar 0,03% per hari apabila pengembalian pajaknya terlambat. Namun, dalam pengajuan terbaru kepada Pemerintah mengenai perubahan Undang-Undang Administrasi Perpajakan, Kementerian Keuangan menyatakan bahwa saat ini belum ada peraturan khusus mengenai kewenangan, prosedur, dan pendanaan pengembalian bunga ini.

Oleh karena itu, Kementerian Keuangan berpendapat bahwa otoritas pajak tidak memiliki dasar untuk mematuhi Undang-Undang Administrasi Perpajakan. Kementerian Keuangan mengusulkan untuk menghapus ketentuan pembayaran bunga dalam undang-undang ini. Sebagai gantinya, klaim kompensasi wajib pajak terkait bunga yang dibayarkan oleh otoritas pajak akan tunduk pada Undang-Undang tentang Kewajiban Kompensasi Negara 2017.

Secara spesifik, menurut Undang-Undang tentang Kewajiban Ganti Rugi ini, bunga yang timbul akibat keterlambatan pembayaran tanpa adanya kesepakatan akan sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, pada saat pengajuan gugatan ganti rugi. Saat ini, menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tahun 2015, bunga ini ditetapkan sebesar 50% dari batas yang ditentukan (20%), yaitu tidak lebih dari 10% per tahun.

Dengan demikian, pelaku usaha dan wajib pajak yang terlambat melakukan restitusi pajak dapat diberikan kompensasi bunga paling tinggi 10% per tahun.

Menurut Direktorat Jenderal Pajak, dalam 6 bulan pertama tahun ini, instansi ini telah menerbitkan 8.346 keputusan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN), setara dengan hampir VND61.000 miliar. Pada saat yang sama, Direktorat Jenderal Pajak telah memeriksa dan menelaah 2.446 keputusan restitusi, serta memungut dan mengenakan denda sebesar VND105,5 miliar, yang merupakan kurang dari 0,2% dari total restitusi pajak.

Peraturan restitusi PPN yang tercantum dalam Undang-Undang Administrasi Perpajakan, dengan dua kasus: restitusi dulu, periksa belakangan, dan periksa dulu, restitusi nanti. Batas waktu restitusi pajak dihitung sejak tanggal perusahaan menyampaikan berkas lengkap, dengan restitusi dulu, periksa belakangan adalah 6 hari kerja, dan periksa dulu dan restitusi belakangan adalah 40 hari. Biasanya, hampir 80% berkas restitusi pajak direstitusi dulu, diperiksa belakangan.

Faktanya, restitusi PPN merupakan masalah yang banyak dilaporkan oleh banyak bisnis belakangan ini. Banyak bisnis di industri seperti kayu, kertas, dan karet terus melaporkan bahwa ribuan miliar VND restitusi pajak telah ditahan dalam jangka waktu yang lama, sehingga menyebabkan restitusi tersebut habis.

Selain peraturan tentang bunga yang dibayarkan atas keterlambatan pengembalian pajak, menurut Kementerian Keuangan, otoritas pajak yang mengelola wajib pajak secara langsung akan menerima berkas pengembalian pajak. Namun, kewenangan untuk memutuskan pengembalian pajak berada di tangan kepala dinas pajak provinsi dan kota.

Karena Direktur Departemen Pajak Perusahaan Besar (Ditjen Pajak) tidak berwenang mengambil keputusan, beberapa perusahaan besar dan kelompok yang dikelola oleh unit ini harus mentransfer restitusi PPN ke dinas pajak provinsi dan kota untuk diselesaikan ketika terjadi masalah. Hal yang sama berlaku bagi wajib pajak yang dikelola langsung oleh kantor pajak.

Peraturan ini tidak memfasilitasi wajib pajak, sehingga mengakibatkan keterlambatan pengembalian pajak, yang berdampak pada bisnis, menurut Kementerian Keuangan. Oleh karena itu, Kementerian Keuangan mengusulkan penambahan kewenangan untuk memutus pengembalian pajak kepada kepala dinas pajak perusahaan besar, kantor pajak, dan kantor wilayah pajak.

TB (menurut VnExpress)

[iklan_2]
Sumber: https://baohaiduong.vn/doanh-nghiep-bi-cham-hoan-thue-co-the-duoc-tra-lai-10-mot-nam-391399.html

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk