Perusahaan mempromosikan rencana mobilisasi modal
Saat pasar saham melonjak, dengan indeks dan saham mencapai rekor tertinggi dengan likuiditas rekor, perusahaan tercatat juga berupaya untuk meningkatkan modal baru.
Perusahaan Saham Gabungan Investasi Pembangunan Konstruksi (DIC Corp, kode DIG), setelah banyak penundaan dan pembatalan rencana penawaran, telah kembali menawarkan saham kepada pemegang saham yang ada dengan rasio 1.000:232, setara dengan menawarkan 150 juta saham untuk mengumpulkan VND 1.800 miliar, yang diharapkan dapat dilaksanakan mulai kuartal ketiga tahun 2025 hingga kuartal pertama tahun 2026.
Patut dicatat, tak lama sebelum tanggal penawaran yang direncanakan, yaitu 22 April 2025, saham DIG hanya diperdagangkan sekitar VND 13.400/saham, 11,7% lebih tinggi dari harga penawaran sebesar VND 12.000/saham. Setelah periode pertumbuhan yang pesat, per 12 Agustus, saham DIG diperdagangkan sekitar VND 23.150/saham, 92,9% lebih tinggi dari harga penawaran kepada pemegang saham yang ada.
Pada harga VND 23.150/saham, saham DIG diperdagangkan pada P/E hingga 139,37 kali, lebih tinggi dari rata-rata industri yang sebesar 17,81 kali; valuasi P/B adalah 1,81 kali, lebih tinggi dari rata-rata industri yang sebesar 1,44 kali.
Demikian pula, Perusahaan Investasi Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Hanoi Selatan (kode NHA) menyetujui rencana untuk menawarkan hampir 16,2 juta lembar saham guna mengumpulkan VND161,97 miliar. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membayar biaya dan/atau melunasi pinjaman bank guna membiayai proyek-proyek yang sedang diinvestasikan.
Mirip dengan saham DIG, saham NHA dari 9 April hingga 12 Agustus meningkat sebesar 50%, dari VND 17.500 menjadi VND 25.100/saham.
Mengenai kondisi keuangan, per 30 Juni 2025, Perusahaan Investasi Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Nam Ha Noi hanya memiliki kas sebesar VND 5,6 miliar, tetapi total utangnya mencapai VND 142,6 miliar, yang mencakup 25,2% dari total ekuitas. Sebagian besar asetnya mencatat biaya konstruksi yang sedang berjalan di proyek, sehingga kebutuhan modalnya besar.
Silakan mengusulkan penambahan modal ketika pasar sedang menguntungkan.
Perusahaan Saham Gabungan Konsultasi Layanan dan Perdagangan Real Estat Hoang Quan (kode HQC) adalah kasus khusus, ketika saham hanya diperdagangkan pada harga 4.000 VND/saham, 60% lebih rendah dari nilai nominal, tetapi Perusahaan masih berencana untuk menerbitkan 50 juta saham secara pribadi untuk mengkonversi utang.
Secara nominal, Hoang Quan Real Estate berencana untuk menerbitkan saham individual dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga pasar, namun menurut kreditor - Hai Phat Investment Joint Stock Company, unit yang akan mengkonversi piutang sebesar 212 miliar VND menjadi 21,2 juta saham HQC - Hoang Quan Real Estate berkomitmen untuk siap menambah aset lainnya seperti saham HQC pihak ketiga, uang tunai, dan real estat lainnya untuk memastikan bahwa, jika Hai Phat Investment mendivestasikan saham yang ditukar tersebut saat memenuhi syarat, maka dalam hal apa pun, jika terjadi kekurangan, Hoang Quan Real Estate akan menambah selisihnya untuk memastikan bahwa Hoang Quan Real Estate memperoleh kembali seluruh utang dari Hoang Quan Real Estate dengan jumlah 212 miliar VND.
Di Dat Xanh Group (DXG), unit ini berencana menerbitkan 93,5 juta lembar saham secara privat dengan harga VND18.600/lembar, yang akan menghasilkan VND1.739,1 miliar, yang diharapkan akan terlaksana mulai kuartal ketiga hingga kuartal keempat tahun 2025. Dari jumlah tersebut, dana yang dimobilisasi akan disumbangkan kepada unit-unit anggota untuk melaksanakan proyek apartemen bertingkat tinggi dan layanan komersial Green Vision (DatXanh Homes Parkview) di Kota Ho Chi Minh (dahulu Thuan An, Binh Duong ).
Bahkan, meskipun penerbitan saham secara privat tersebut tidak mempengaruhi harga pasar, saham DXG juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan sejak 9 April hingga 12 Agustus, yakni meningkat 105% menjadi VND 21.550/saham, setara dengan P/E 62,07 kali, lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri yang sebesar 17,81 kali.
Di samping itu, sejumlah perusahaan juga tengah mengajukan kebijakan penambahan modal, seperti Vietnam Oil and Gas Power Corporation - JSC (PVPower, kode POW) yang juga berencana mengajukan rapat umum pemegang saham luar biasa pada bulan September untuk menyetujui rencana penawaran/penerbitan saham guna menambah modal dasar; Taseco Real Estate Investment Joint Stock Company (Taseco Land, kode TAL) berencana menutup daftar pemegang saham guna mendapatkan pendapat terkait persetujuan rencana penerbitan saham perorangan guna menambah modal.
Dengan demikian, ketika pasar saham sedang bagus dan saham-saham naik dengan pesat, para pelaku bisnis berlomba-lomba mempromosikan rencana penerbitan saham, dengan tujuan meminta persetujuan untuk menawarkan saham guna menghimpun modal dengan harga murah di bursa saham.
Sumber: https://baodautu.vn/doanh-nghiep-chay-dua-tang-von-d359434.html
Komentar (0)