Paparan pestisida, benzena dari asap rokok, dan formaldehida pada kayu lapis meningkatkan risiko leukemia.
Menurut Perhimpunan Hematologi Amerika, zat-zat tertentu di lingkungan dapat meningkatkan risiko leukemia (kanker darah). Mewaspadai zat-zat ini dapat membantu orang terhindar dari masalah kesehatan.
Benzena
Paparan lingkungan yang paling jelas terkait dengan risiko leukemia adalah benzena. Benzena merupakan produk sampingan dari pembakaran batu bara dan minyak bumi. Benzena ditemukan dalam asap knalpot kendaraan bermotor dan asap rokok. Benzena juga ditemukan dalam cat, pernis kayu, pelarut, plastik, perekat, produk pembersih dan deterjen, aspal, pestisida, dan bensin tanpa timbal.
Risiko paparan benzena di tempat kerja atau di rumah selama renovasi atau perbaikan rumah. Berhati-hatilah saat menggunakan produk yang memiliki label peringatan mengandung benzena, atau yang tidak diberi label dengan jelas.
Formaldehida
Formaldehida adalah zat yang meningkatkan risiko leukemia dan umumnya ditemukan di laboratorium. Namun, paparan zat ini di rumah masih mungkin terjadi. Formaldehida ditemukan dalam produk kayu pres (untuk mencegah rayap), beberapa pengharum ruangan, pelapis furnitur, dan kertas dinding.
Produk kayu lapis seringkali mengandung formaldehida pada tingkat yang sesuai, tetapi perlu berhati-hati saat menanganinya. Misalnya, kenakan alat pelindung diri saat memproduksi dan menggunakan produk ini.
Sel darah putih berkembang biak secara tak terkendali, menyebabkan leukemia. Foto: Freepik
Radon
Radon merupakan penyebab umum kanker paru-paru di Amerika Serikat. Menurut sebuah studi tahun 2013 oleh Universitas George Washington (AS), radon juga meningkatkan risiko leukemia.
Radon adalah produk pemecahan uranium yang umum, ditemukan di bebatuan dan tanah di bawah rumah-rumah, di banyak bagian dunia . Gas radon tidak berbau, tidak berwarna, dan dapat dideteksi dengan alat uji radon.
Pestisida
Paparan pestisida jangka panjang juga merupakan faktor risiko. Menurut American Society of Hematology, beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar pestisida tujuh kali lebih mungkin terkena leukemia dibandingkan anak-anak yang tidak terpapar. Bahan kimia lain yang meningkatkan risiko terkena penyakit ini antara lain insektisida, herbisida, pupuk, sampo kutu, dan obat kutu hewan peliharaan.
Berhati-hatilah saat menggunakan pestisida. Produk hewan peliharaan seperti pembasmi kutu harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak. Menambahkan tanaman ke rumah Anda dapat meningkatkan kualitas udara dan mengurangi risiko penyakit.
Menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA), tanaman yang dapat menyerap karsinogen di udara rumah adalah krisan, gerbera, dan lili. Tanaman yang dapat menyerap formaldehida antara lain pakis, krisan, ivy, dracaena, dan dahlia. Tanam sekitar 15 tanaman kecil untuk mengurangi karsinogen di ruang hidup seluas sekitar 180 meter persegi.
Kucing Mai (Menurut Very Well Health )
Pembaca mengajukan pertanyaan tentang kanker di sini agar dokter menjawabnya |
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)