Perjalanan pelepas stres ke Spanyol untuk memiliki bayi membantu pasangan Amerika mengubah arah menuju kehidupan yang lebih bahagia.
Jason Luban dan Selena Medlen, pasangan dari California, AS, menghabiskan 7 tahun mencoba hamil melalui program bayi tabung, tetapi gagal. Pada tahun 2016, ketika kesehatan sang suami mulai memburuk, mereka memutuskan untuk pergi ke suatu tempat untuk bersantai. Mereka pergi ke Spanyol dan tidak menyangka bahwa ini akan menjadi "perjalanan yang akan mengubah hidup mereka".
Kedua warga Amerika itu terbang ke Madrid dan mengunjungi kota-kota Toledo, Cordoba, Sevilla, dan Ronda, sebuah kota kecil di provinsi Malaga. Begitu tiba, Jason menyadari bahwa Ronda penuh energi. "Pohon-pohon bermekaran, dan warna-warna cerah bertebaran di mana-mana," kenang Jason. Mereka merayakan ulang tahun Selena yang ke-38 di sana dan "terkesan dengan keramahan penduduknya." Setelah perjalanan singkat ke Ronda ini, kedua warga Amerika itu melanjutkan perjalanan ke Granada sesuai rencana.
Jason (berbaju biru) dan Selena (duduk di sebelah Jason) punya banyak teman saat tinggal di Ronda. Foto: CNN
Sekembalinya ke Amerika Serikat, kedua pelancong itu masih teringat akan perasaan-perasaan seru dan pengalaman-pengalaman menyenangkan di Ronda. Kesehatan Jason mulai menurun lagi, dan ia sering mengalami kesulitan tidur. Di waktu luang, pasangan ini sering mencari harga sewa di Ronda dan mendapati harganya 10 kali lebih murah daripada yang harus mereka bayar di California. Sambil berbaring di sofa dan memikirkan tentang infertilitas, Jason dan Selena mulai membayangkan bagaimana jadinya hidup mereka tanpa anak. Mereka berdua ingin menikmati kesempatan untuk merasakan kehidupan di negara lain, budaya lain, dan mempelajari bahasa baru.
Jason dan Selena pindah ke Ronda pada bulan September 2016 hanya dengan dua koper setelah menjual rumah dan mobil mereka.
Mereka tiba tepat setelah adu banteng Feria de Pedro Romero. Kota itu tidak seglamor yang mereka kunjungi lima bulan sebelumnya, dengan lebih sedikit toko yang buka di hari Minggu dan masih berantakan setelah festival. "Pengalamannya berbeda," kata Jason. Harga sewanya memang lebih tinggi dari yang mereka perkirakan, tetapi masih jauh lebih murah daripada California.
Sudut jalan di kota Ronda. Foto: CNN
Meskipun mengalami kendala awal, kedua pelancong itu bertahan dan menemukan apartemen yang cocok. Mereka mendaftar kelas bahasa Spanyol untuk berkomunikasi dan dengan cepat beradaptasi dengan gaya hidup Spanyol, meskipun mereka masih belum terbiasa dengan beberapa budayanya. Selena mengakui bahwa ia "kesulitan dengan konsep istirahat makan siang", karena toko-toko di kota tutup antara pukul 14.00-17.00 setiap hari.
Namun, keramahan penduduk setempatlah yang menyentuh hati pasangan itu, terutama setelah dirawat di rumah sakit karena kecelakaan sepeda dan membutuhkan operasi darurat. Para tetangga terus membawakan makanan ke rumah sakit dan menanyakan kabar pasangan itu. Di AS, orang-orang akan mengirim pesan teks dan menelepon untuk menanyakan kabar. Namun di Ronda, ketika Jason keluar dari rumah sakit, mereka datang untuk menyapa dan berpelukan.
Mereka berdua menyadari bahwa jika mereka tinggal di AS, mereka akan jarang punya waktu bersama karena jadwal kerja yang padat. Namun di kota kecil ini, mereka bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersama. Kesehatan Jason juga membaik berkat rutin bersepeda bersama teman-teman. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Selena bekerja jarak jauh di firma hukum di AS, dan Jason telah membuat situs web konsultasi yang berkaitan dengan keahliannya.
Jason memperkirakan bahwa tinggal di Ronda membuat mereka menghabiskan seperlima biaya makanan dibandingkan di California. Biaya hidup di sana seperdelapan atau sepersepuluhnya, dan biaya perawatan kesehatan pun seperdelapannya. Akibatnya, pasangan ini bekerja 20 jam seminggu dan tetap hidup nyaman.
"Kita punya lebih banyak waktu untuk memasak, jadi kita lebih hemat. Kita punya lebih banyak waktu untuk berolahraga, jadi kita merasa lebih sehat," kata Selena.
Jason berpose dengan sekelompok pesepeda di Ronda. Foto: CNN
Tujuh tahun setelah pindah ke Ronda, pasangan ini kini memiliki kehidupan yang stabil. Mereka memiliki seekor anjing bernama Lola Supernova. Setiap tahun mereka mengevaluasi kembali pencapaian mereka dan mempertimbangkan apakah mereka ingin tetap tinggal di sini. Mereka tidak membeli, tetapi menyewa karena mereka ingin menjaga semuanya tetap sederhana dan fleksibel. Menyewa memungkinkan mereka pindah ke mana pun jika mereka berubah pikiran. Mereka masih kembali ke AS untuk mengunjungi teman-teman dan sering terkejut dengan kenaikan harga akibat inflasi.
Di usia 53 tahun, mereka masih belum memiliki anak dan Jason "merasa terlalu tua" untuk pindah. Mereka juga tidak berencana mengadopsi karena faktor keuangan dan faktor lainnya. Sebaliknya, mereka berfokus untuk membuat kualitas hidup mereka senyaman mungkin.
Anh Minh (Menurut CNN )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)