Saya suka menggunakan pelumas untuk seks yang lembut, tetapi suami saya bilang itu berbahaya bagi sperma dan mengurangi kualitas sperma. Benarkah itu? (Nga, 30 tahun, Hanoi ).
Membalas:
Faktor yang menentukan kesuburan pria adalah indeks sperma dalam air mani, mobilitas... Jika sperma sehat, maka peluang terjadinya pembuahan akan lebih tinggi, begitu pula sebaliknya.
Menggunakan pelumas membuat hubungan seksual lebih mudah dan nyaman. Saat ini, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan pelumas mengurangi kesuburan. Namun, untuk lebih berhati-hati, Anda dapat menggunakan pelumas yang tidak menghambat motilitas sperma, seperti minyak mineral, minyak kanola, atau berbasis hidroksietilselulosa (Pre-Seed). Jangan sekali-sekali menggunakan pelumas yang tidak diketahui asal usulnya, yang beredar di internet, atau menggunakan metode yang tidak lazim.
Untuk meningkatkan kualitas sperma, tambahkan beberapa makanan seperti tiram, udang, kepiting, daging merah dan unggas, biji-bijian utuh, yogurt dan produk susu, serta minyak sayur. Beberapa sayuran hijau, rempah-rempah seperti brokoli, kubis, asparagus, tomat, bawang putih, dan paprika.
Pria harus membatasi stimulan seperti alkohol, kopi, rokok, makanan olahan... Pasangan harus berolahraga, tidur lebih awal, dan mengurangi stres.
Selain itu, sperma tidak dapat diamati dengan mata telanjang. Tanda-tandanya biasanya berupa air mani yang encer, menggumpal, mengental, atau berubah warna dari putih susu menjadi merah atau biru. Untuk menilai kualitas sperma secara akurat, Anda sebaiknya pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan.
Dr. Phan Chi Thanh
Departemen Pemeriksaan, Rumah Sakit Bersalin Pusat
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)