Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Jangan hanya berupaya memberikan anak Anda kehidupan yang nyaman secara materi.

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế27/06/2023


Di era sekarang ini, keluarga menghadapi banyak tantangan. Salah satunya adalah semakin lebarnya jurang pemisah antar anggota keluarga akibat dampak teknologi dan internet.
Ngày Gia đình Việt Nam (28/6):
Jarak antar anggota keluarga semakin melebar akibat dampak teknologi dan internet. (Gambar ilustrasi)

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar World and Vietnam , Wakil Majelis Nasional Nguyen Thi Viet Nga pernah mengatakan bahwa setiap individu dapat menghabiskan lebih sedikit waktu dan tenaga di dunia maya dan lebih banyak waktu bersama keluarga kandungnya. Kita seharusnya tidak hanya berupaya menyediakan kehidupan materi yang nyaman bagi anak-anak kita, tetapi juga lebih memperhatikan untuk memberi mereka kehidupan spiritual yang indah.

Memang, di zaman sekarang ini, keluarga menghadapi banyak tantangan. Tantangan tersebut termasuk semakin lebarnya kesenjangan antar anggota keluarga akibat dampak teknologi dan internet.

Kehidupan modern, ditambah dengan penghormatan terhadap privasi individu dalam keluarga, berarti bahwa semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk bekerja, semakin sedikit waktu yang dihabiskan bersama keluarga dan orang-orang terkasih. Hal ini, pada gilirannya, memperlebar jurang antara suami dan istri, serta antara orang tua dan anak-anak.

Keluarga dianggap sebagai tempat pertama dan terpenting dalam membentuk karakter seseorang. Namun, banyak keluarga terlalu berinvestasi pada masa depan materi anak-anak mereka. Beberapa orang tua bersedia memenuhi semua keinginan dan tuntutan materi anak-anak mereka. Banyak yang bahkan percaya bahwa menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah yang baik, menyediakan sumber belajar yang memadai, dan mengajak mereka berlibur di musim panas merupakan kualitas hidup terbaik dan tertinggi.

Ada satu fakta yang tidak disadari semua orang: anak-anak membutuhkan lebih banyak perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan dari orang tua mereka. Mereka perlu menghabiskan waktu bersama orang tua mereka saat makan malam, di akhir pekan, dan mereka membutuhkan istirahat, bukan hanya mengejar prestasi akademis, mengincar nilai tinggi, masuk ke sekolah bergengsi, atau masuk ke universitas ternama…

Di zaman modern ini, mengapa begitu banyak anak merasa kesepian dan kehilangan arah di rumah mereka sendiri? Mengapa banyak anak muda menjadi egois, menjauh, dan tidak peduli terhadap orang tua dan kakek-nenek mereka? Mengapa banyak anak muda menjadi tidak peka, hanya tahu bagaimana menuntut tanpa tahu bagaimana berbagi dan mencintai orang yang mereka sayangi?

Mungkinkah anak-anak hanya diberi kebutuhan materi dan semua kebutuhan serta tuntutan mereka dipenuhi oleh orang tua, tanpa menerima pendidikan yang cukup tentang karakter, bagaimana berperilaku terhadap orang lain, dan bagaimana memberi dan menerima? Mungkinkah orang dewasa belum cukup meluangkan waktu untuk memelihara rumah tangga mereka? Apakah kita menghabiskan terlalu banyak waktu dan energi di dunia maya? Di luar hal-hal materi, apakah kita telah melupakan pentingnya berbagi, mendengarkan, dan memahami di antara anggota keluarga?

Pendidikan keluarga merupakan faktor penting yang menjadi fondasi bagi perkembangan dan kesuksesan setiap individu di masyarakat. Untuk membesarkan anak-anak yang berguna, bertanggung jawab, dan penuh kasih sayang, kita perlu mengajarkan mereka perilaku yang baik dan mempraktikkan keterampilan ini sejak usia dini. Orang tua juga harus menghindari pengejaran uang secara terus-menerus di masyarakat semata-mata untuk memberikan kehidupan yang nyaman secara materi bagi anak-anak mereka.

Dapat dikatakan bahwa meskipun keluarga saat ini mungkin memiliki lebih banyak harta benda, mereka sering kali kekurangan waktu berkualitas bersama, berbagi, dan empati. Sangat mudah untuk melihat di banyak keluarga bahwa setiap orang memiliki ponsel pintar dan mengejar pemikiran serta minat yang berbeda.

Keluarga saat ini berukuran lebih kecil, dan komunikasi semakin jarang. Beban untuk memenuhi kebutuhan hidup, ditambah dengan kemudahan teknologi, adalah salah satu alasan semakin lebarnya kesenjangan antar anggota keluarga. Seperti yang pernah dikatakan seseorang, keluarga menjadi kurang stabil karena "benturan" nilai-nilai materialistis.

Jadi, bahan bakar apa yang dibutuhkan untuk membangun kebahagiaan keluarga? Bagaimana kita dapat menjembatani kesenjangan antar anggota keluarga ketika ekonomi pasar dan gaya hidup pragmatis menciptakan banyak masalah dalam perilaku keluarga?

Banyak ahli percaya bahwa pendidikan keluarga adalah tentang memberi contoh yang baik. Sangat penting untuk memastikan anak-anak menerima lingkungan yang sehat sejak usia dini. Untuk mencapai hal ini, pesan-pesan positif harus disebarkan dari tempat dan orang-orang terdekat mereka. Dengan kata lain, keluarga adalah sekolah pertama, yang memengaruhi dan membentuk gaya hidup dan perilaku setiap individu di masa depan.

Unsur penting dalam budaya keluarga adalah kesetaraan, rasa hormat, dan mendengarkan secara aktif di antara anggota keluarga. Ini bukan hanya tentang berbagi pekerjaan rumah tangga dan menjaga hubungan yang teratur; memperlakukan anak-anak sebagai individu yang bertanggung jawab sangatlah penting. Lebih jauh lagi, orang tua perlu menyepakati rencana untuk pengasuhan anak-anak mereka, mempersiapkan mereka untuk kehidupan dan memberi mereka kesempatan untuk mengalaminya.

Yang terpenting, sangat penting untuk mengatasi masalah etika dan budaya guna memperkuat ikatan keluarga di tengah tekanan ekonomi. Teknologi modern secara efektif memenuhi semua kebutuhan, tetapi juga membuat orang ragu untuk berinteraksi dalam kehidupan nyata. Ponsel pintar membuat orang semakin sibuk setiap hari. Tetapi jangan terburu-buru menyalahkan teknologi; kesalahannya terletak pada penggunanya sendiri, yang kehilangan kendali diri dan didominasi olehnya.

Dapat dikatakan bahwa akar budaya keluarga tidak terletak pada sesuatu yang muluk-muluk, melainkan pada cinta, rasa hormat, dan kepedulian timbal balik. Hubungan antar anggota keluarga membutuhkan perawatan sehari-hari agar berkelanjutan. Anak-anak seperti pohon yang membutuhkan penyiraman dan perawatan agar tumbuh subur. Jika kita ingin anak-anak tumbuh menjadi orang yang berguna, baik hati, dan penuh kasih sayang, mereka harus dididik, didengarkan, dipahami, dan dihormati, bukan hanya diberi kenyamanan materi.



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Warna-warna musim semi di wilayah perbatasan

Warna-warna musim semi di wilayah perbatasan

Festival Trang An

Festival Trang An

Ruang kelas di Pulau Barat (Kepulauan Spratly)

Ruang kelas di Pulau Barat (Kepulauan Spratly)