Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan (MARD) menyarankan penggunaan kamera terbang untuk mengambil foto dan memeriksa daerah rawan tanah longsor sebelum badai No. 6 (badai Tra Mi) menerjang daratan.
Pada sore hari tanggal 25 Oktober, dalam rapat tanggap darurat badai No. 6 (Badai Tra Mi), Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Nguyen Hoang Hiep mengatakan bahwa badai ini diperkirakan akan melanda wilayah Tengah dan akan bertahan lama di laut dan daratan. Curah hujan akan sangat tinggi, berkisar antara 500-700 mm, yang akan menyebabkan banjir besar di wilayah perkotaan seperti pada tahun 2020.
"Kota-kota yang mengalami banjir perlu menyusun rencana untuk merelokasi aset berharga ke dataran yang lebih tinggi," saran Wakil Menteri Nguyen Hoang Hiep.
Menurut Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, provinsi pesisir perlu memberikan perhatian khusus terhadap erosi pantai karena waktu tinggal gelombang yang panjang, gelombang menghantam pantai mencapai 45-50 derajat, ada kemungkinan besar terjadinya erosi pantai yang sangat besar.
Terkait risiko tanah longsor, Bapak Hiep mengusulkan agar pemerintah daerah memperluas pemeriksaan dengan menggunakan kamera terbang, tidak hanya memeriksa retakan tetapi juga lokasi tempat tinggal masyarakat di sepanjang sungai dan anak sungai.
Terkait juga dengan masalah penggunaan flycam, Kolonel Pham Hai Chau - Wakil Direktur Departemen Penyelamatan dan Bantuan (Kementerian Pertahanan Nasional) mengatakan bahwa, dari pengalaman dalam menanggapi badai Yagi baru-baru ini, Kementerian Pertahanan Nasional menggunakan 4 flycam untuk terbang dan memeriksa di Ha Giang dan menemukan 6 retakan.
"Untuk menanggapi badai No. 6 ini, kami merekomendasikan agar pemerintah daerah dan unit staf pemerintah daerah meninjau risiko dan secara proaktif meninjau lokasi longsor," kata Kolonel Pham Hai Chau.
Menutup pertemuan, Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Le Minh Hoan mengatakan bahwa kementerian, cabang, dan daerah perlu bersiap untuk menanggapi tanpa penyesalan.
Provinsi-provinsi pesisir, lereng timur dan barat, semuanya memiliki pegunungan. Kita perlu belajar dari Topan Yagi ketika kita khawatir tentang keselamatan relatif di laut, tetapi tiba-tiba Topan Yagi berdampak besar pada lereng barat.
"Kamera terbang perlu digunakan untuk mengambil foto dan analisis, serta mencakup wilayah yang lebih luas untuk mendapatkan data tidak hanya mengenai retakan, tetapi juga mengenai sungai dan aliran air beserta penduduknya agar dapat menyusun skenario evakuasi yang tepat," tegas Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan.
Menurut Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, perlu dibuat skenario apabila terjadi kerusakan jalan, kemudian ada rencana penyelamatan dengan helikopter.
Badai No. 6 Tra Mi dapat menyebabkan hujan hingga 700 mm, memperingatkan banjir yang meluas
Badai No. 6 kemungkinan akan mendekati pantai Tengah, dengan hujan lebat di 5 provinsi.
Badai Tra Mi semakin intensif, kapal-kapal nelayan di wilayah Tengah bergegas ke pantai
[iklan_2]
Sumber: https://vietnamnet.vn/dung-flycam-ra-soat-diem-sat-lo-truoc-khi-bao-so-6-tra-mi-do-bo-2335586.html
Komentar (0)