Pada sore hari tanggal 25 Oktober, dalam rapat tanggap darurat badai No. 6 (Badai Tra Mi), Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Nguyen Hoang Hiep mengatakan bahwa badai ini diperkirakan akan melanda wilayah Tengah dan akan bertahan lama di laut dan daratan. Curah hujan akan sangat tinggi, berkisar antara 500-700 mm, yang akan menyebabkan banjir besar di wilayah perkotaan seperti pada tahun 2020.

"Kota-kota yang mengalami banjir perlu menyusun rencana untuk merelokasi aset berharga ke dataran yang lebih tinggi," saran Wakil Menteri Nguyen Hoang Hiep.

W-HIEU3662.jpg
Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Nguyen Hoang Hiep. Foto: Dinh Hieu

Menurut Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, provinsi pesisir perlu memberikan perhatian khusus terhadap erosi pantai karena waktu tinggal gelombang yang panjang, gelombang menghantam pantai mencapai 45-50 derajat, ada kemungkinan besar terjadinya erosi pantai yang sangat besar.

Terkait risiko tanah longsor, Bapak Hiep mengusulkan agar pemerintah daerah memperluas pemeriksaan dengan menggunakan kamera terbang, tidak hanya memeriksa retakan tetapi juga lokasi tempat tinggal masyarakat di sepanjang sungai dan anak sungai.

Terkait juga dengan masalah penggunaan flycam, Kolonel Pham Hai Chau - Wakil Direktur Departemen Penyelamatan dan Bantuan (Kementerian Pertahanan Nasional) mengatakan bahwa, dari pengalaman dalam menanggapi badai Yagi baru-baru ini, Kementerian Pertahanan Nasional menggunakan 4 flycam untuk terbang dan memeriksa di Ha Giang dan menemukan 6 retakan.

"Untuk menanggapi badai No. 6 ini, kami merekomendasikan agar pemerintah daerah dan unit staf pemerintah daerah meninjau risiko dan secara proaktif meninjau lokasi longsor," kata Kolonel Pham Hai Chau.

Menutup pertemuan, Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Le Minh Hoan mengatakan bahwa kementerian, cabang, dan daerah perlu bersiap untuk menanggapi tanpa penyesalan.

W-24102024trami3.jpg
Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan menyampaikan pidato penutup pada pertemuan tersebut. Foto: Dinh Hieu

Provinsi-provinsi pesisir, lereng timur dan barat, semuanya memiliki pegunungan. Kita perlu belajar dari Topan Yagi ketika kita khawatir tentang keselamatan relatif di laut, tetapi tiba-tiba Topan Yagi berdampak besar pada lereng barat.

"Kamera terbang perlu digunakan untuk mengambil foto dan analisis, serta mencakup wilayah yang lebih luas untuk mendapatkan data tidak hanya mengenai retakan, tetapi juga mengenai sungai dan aliran air beserta penduduknya agar dapat menyusun skenario evakuasi yang tepat," tegas Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan.

Menurut Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, perlu dibuat skenario apabila terjadi kerusakan jalan, kemudian ada rencana penyelamatan dengan helikopter.

Badai No. 6 Tra Mi dapat menyebabkan hujan hingga 700 mm, memperingatkan banjir yang meluas

Badai No. 6 Tra Mi dapat menyebabkan hujan hingga 700 mm, memperingatkan banjir yang meluas

Tn. Mai Van Khiem, Direktur Pusat Nasional untuk Prakiraan Hidro-Meteorologi, mengatakan bahwa badai No. 6 Tra Mi memiliki sirkulasi yang sangat luas, dan di sebelah barat pusat badai dapat menyebabkan hujan yang sangat lebat.
Badai No. 6 kemungkinan akan mendekati pantai Tengah, dengan hujan lebat di 5 provinsi.

Badai No. 6 kemungkinan akan mendekati pantai Tengah, dengan hujan lebat di 5 provinsi.

Badai No. 6 terutama berdampak langsung pada wilayah pesisir tengah, menyebabkan hujan lebat di banyak provinsi dan kota sejak sekitar malam tanggal 26 Oktober. Fokus hujan lebat jatuh di 5 provinsi dari Quang Binh hingga Quang Nam, dengan risiko banjir dan tanah longsor.
Badai Tra Mi semakin intensif, kapal-kapal nelayan di wilayah Tengah bergegas ke pantai

Badai Tra Mi semakin intensif, kapal-kapal nelayan di wilayah Tengah bergegas ke pantai

Di sepanjang Jalan Le Duc Tho, Teluk Da Nang (Distrik Son Tra), para nelayan menambatkan perahu mereka dan menggunakan tali untuk mengikatnya erat-erat guna menghindari tabrakan saat badai. Pelabuhan perikanan Tho Quang dan area pelabuhan perikanan dipenuhi perahu nelayan.