Forillon didirikan pada tahun 1970 dan merupakan taman nasional pertama di provinsi Quebec, yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang unik.
Taman Nasional Forillon.
Destinasi paling terkenal di Taman Forillon adalah Tanjung Gaspé, ujung semenanjung dengan nama yang sama. Keindahan dan kesunyian Tanjung Gaspé sulit diungkapkan dengan kata-kata. Keindahan dan kesunyian Tanjung Gaspé baru dapat dirasakan sepenuhnya ketika pengunjung berdiri di tanjung tersebut dan memandang ke laut. Tak jauh dari Tanjung Gaspé terdapat Batu Percé, berbentuk seperti kapal yang menerobos ombak. Percé terkenal sebagai batu karang berbentuk kubah terbesar di dunia yang berdiri di laut. Para arkeolog telah menemukan tulang belulang 150 spesies hewan berbeda di batu karang tersebut, dan hingga kini tempat ini masih dipenuhi kehidupan setiap musim ketika burung osprey utara bersarang dan bertelur. Penyair Prancis André Breton (1896-1966) tersentuh oleh pemandangan tersebut dan menulis bahwa Batu Percé adalah "lagu harapan, pembaruan, dan kelahiran kembali".
Jika Anda ingin menemukan titik tertinggi untuk mengagumi Taman Forillon, ada tiga pilihan. Pertama, Mercusuar Tanjung Gaspé. Sistem pencahayaan mercusuar ini sepenuhnya otomatis dan menggunakan panel surya. Titik tertinggi kedua adalah menara observasi Mont-Saint-Alban yang terletak di Gunung Saint Alban. Titik tertinggi ketiga adalah reruntuhan Benteng Ramsay. Benteng ini diresmikan pada tahun 1942 untuk melindungi Kanada dari serangan kapal selam Nazi. Banyak kapal perang Inggris juga ditempatkan di Ramsay selama Perang Dunia II. Setelah mengagumi sebagian langit dan laut Kanada dari puncak benteng, pengunjung dapat turun untuk melihat jaringan terowongan yang kompleks di bangunan ini. Area di depan benteng memiliki pemandangan yang indah dan sering dikunjungi wisatawan untuk piknik.
Taman Forillon juga merupakan tempat menyelam yang populer. Perairan Atlantik akan menantang bahkan bagi penyelam berpengalaman. Di sisi lain, pemandangan bawah lautnya juga sangat menarik. Pengunjung dapat menghabiskan seminggu penuh hanya dengan berenang bersama paus, lumba-lumba, atau anjing laut yang berenang di antara pegunungan laut. Dari Oktober hingga Desember, Anda juga dapat menyelam untuk mencari lobster. Setelah seharian menyelam, pengunjung dapat menyalakan api unggun di pantai untuk memanggang lobster hasil tangkapan mereka sendiri.
Sumber: https://hanoimoi.vn/ghe-tham-cong-vien-quoc-gia-forillon-681197.html
Komentar (0)