Transaksi ATM menurun tajam
Para pemimpin Bank Negara mengatakan bahwa dalam 3 bulan pertama tahun 2023, transaksi pembayaran nontunai (TTKDTM) meningkat sebesar 53,51% secara kuantitas; melalui saluran internet meningkat sebesar 88,11% secara kuantitas dan 7,43% secara nilai; melalui saluran telepon seluler meningkat masing-masing sebesar 65,55% dan 13,31%; melalui metode kode QR meningkat masing-masing sebesar 160,71% dan 43,84%; melalui POS meningkat masing-masing sebesar 37,57% dan 32,09%.
Sementara itu, transaksi ATM menurun 2,37% dalam kuantitas dan 4,02% dalam nilai, mencerminkan tren peralihan ke pembayaran elektronik dan e-commerce.
Menambahkan banyak peraturan pada agen penukaran uang di negara-negara yang berbatasan
Pemerintah baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 23/2023/ND-CP yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Peraturan Pemerintah Nomor 89/2016/ND-CP tanggal 1 Juli 2016 tentang Ketentuan Kegiatan Usaha Jasa Keuangan, Kegiatan Usaha Jasa Penerimaan dan Pembayaran Valuta Asing pada Badan Usaha Milik Negara , dan Peraturan Pemerintah Nomor 88/2019/ND-CP tanggal 14 November 2019 tentang Ketentuan Sanksi Pelanggaran Administratif di Bidang Moneter dan Perbankan.
Dengan demikian, lembaga ekonomi hanya diperkenankan melakukan kegiatan keagenan penukaran valuta asing negara tetangga setelah memperoleh Surat Keterangan Terdaftar sebagai Agen Penukaran Valuta Asing Negara Tetangga (SKT) dari Kantor Cabang Bank Negara di Provinsi Daerah Perbatasan.
Ajukan ke DPR untuk turunkan PPN dari 10% menjadi 8% pada masa sidang ke-5
Pada pagi hari tanggal 13 Mei, pada sidang ke-23 Komite Tetap Majelis Nasional, Menteri Keuangan Ho Duc Phoc menyampaikan laporan tentang rancangan Resolusi Majelis Nasional tentang pengurangan pajak pertambahan nilai (PPN).
Menurut rancangan Resolusi, pada tahun 2023, Pemerintah mengusulkan untuk mengurangi tarif PPN sebesar 2% untuk semua barang dan jasa yang dikenakan tarif pajak 10% (menjadi 8%); mengurangi persentase tarif penghitungan PPN sebesar 20% untuk badan usaha (termasuk rumah tangga bisnis dan bisnis perorangan) saat menerbitkan faktur untuk semua barang dan jasa yang dikenakan tarif PPN 10%.
Lebih banyak bank secara bersamaan menurunkan suku bunga tabungan
Suku bunga deposito telah menurun secara menyeluruh di banyak bank, termasuk bank-bank besar yang mempertahankan suku bunga rendah selama berbulan-bulan.
Vietcombank baru saja mengumumkan tabel suku bunga deposito terbaru dengan penurunan sebesar 0,2-0,3% per tahun untuk sebagian besar jangka waktu. Sebelumnya, Agribank juga menurunkan suku bunga untuk jangka waktu lebih dari 12 bulan menjadi 7% per tahun, dari sebelumnya 7,2% per tahun. Suku bunga deposito di beberapa bank lain juga mengalami penurunan sebesar 0,1-0,3% per tahun.
Hingga kini, hampir separuh bank telah menyesuaikan suku bunga deposito 12 bulan mereka menjadi di bawah 8%/tahun, bukannya mendekati 10%/tahun seperti di awal tahun ini.
Suku bunga pinjaman preferensial untuk pembelian rumah sosial adalah 4,8%/tahun
Perdana Menteri Pham Minh Chinh baru saja menandatangani Keputusan 486/QD-TTg tertanggal 10 Mei 2023 tentang suku bunga pinjaman preferensial di Bank Kebijakan Sosial Vietnam yang berlaku untuk pinjaman dengan saldo terutang untuk pembelian, penyewaan, dan pembangunan baru atau renovasi rumah untuk tempat tinggal.
Secara khusus, suku bunga pinjaman preferensial di Bank Kebijakan Sosial yang diterapkan pada pinjaman dengan saldo terutang untuk membeli, menyewa-beli perumahan sosial, membangun baru atau merenovasi dan memperbaiki rumah untuk tempat tinggal adalah 4,8%/tahun.
Ekspor beras meningkat drastis dalam 4 bulan pertama tahun ini
Menurut statistik dari Departemen Umum Bea Cukai, pada bulan April saja, ekspor beras mencapai lebih dari 1 juta ton dengan nilai 546 juta dolar AS. Sejak awal tahun, ekspor beras Vietnam telah meningkat hampir 41% dalam volume dan 52% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pasar ekspor beras Vietnam semuanya mencatat sinyal positif, terutama China dengan omzet ekspor mencapai lebih dari 506.000 ton, mencapai 292,5 juta USD.
Perpanjangan pembayaran pajak konsumsi khusus untuk mobil produksi dalam negeri hingga 20 November 2023
Pada 12 Mei, Kementerian Keuangan telah menyusun berkas Keputusan Pemerintah tentang perpanjangan batas waktu pembayaran Pajak Konsumsi Khusus (PPhKB) atas mobil produksi dan perakitan dalam negeri berdasarkan prosedur yang disederhanakan dan mengirimkannya kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk dievaluasi. Kementerian Keuangan berpendapat bahwa dukungan berkelanjutan bagi perusahaan manufaktur dan perakitan mobil dalam negeri dengan memperpanjang batas waktu pembayaran PPhKB sangatlah penting.
Kementerian Keuangan menyampaikan kepada Pemerintah rencana untuk: Memperpanjang batas waktu pembayaran pajak atas jumlah pajak konsumsi khusus yang terutang yang timbul dari masa perhitungan pajak bulan Juni, Juli, Agustus, dan September 2023 untuk mobil produksi atau rakitan dalam negeri hingga tanggal 20 November.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)