Menurut Stasiun Budidaya Tanaman dan Perlindungan Tanaman, luas wilayah kota yang terendam banjir mencapai 2.344,6 hektare, yang terdiri atas tanaman padi 1.710 hektare, tanaman sayur 634,6 hektare, terpusat di kecamatan dan distrik Quoc Oai, Hung Dao, Kieu Phu, Thu Lam, Thien Loc, Hat Mon, dan Phuc Tho.
Badai No. 5 membanjiri lebih dari 2.344 hektar sawah di Hanoi (Foto: TL) |
Menghadapi situasi ini, Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup Hanoi telah meminta Komite Rakyat di komune dan distrik untuk mengarahkan departemen-departemen khusus guna memantau perkembangan cuaca secara ketat dan mengikuti instruksi teknis guna mengambil langkah-langkah tanggap darurat yang tepat waktu. Tugas mendesak saat ini adalah menguras air, membersihkan aliran air, memperkuat tanggul dan tanggul tanah, serta mengurangi banjir berkepanjangan di daerah dataran rendah.
Disarankan agar area sayuran yang memenuhi syarat dipanen lebih awal untuk mengurangi kerusakan. Untuk area dengan drainase cepat, pemompaan dan pengeringan perlu segera dilakukan, dan secara proaktif merencanakan penanaman kembali ketika air surut di area yang telah sepenuhnya hilang.
Untuk kebun buah-buahan, terutama jeruk bali, jambu biji, lengkeng, dll. yang sedang berbuah, drainase air perlu segera dilakukan dan genangan air yang berkepanjangan dapat mencegah buah rontok. Langkah-langkah seperti pembuatan alur, panen awal, menghindari benturan, dan penyemprotan pupuk daun tambahan yang mengandung unsur hara mikro (Fe, Bo, Ca, Cu, B, Zn, dll.) diterapkan untuk mencegah keretakan dan buah rontok.
Para pimpinan Departemen Produksi Tanaman dan Perlindungan Tanaman Hanoi telah menginstruksikan stasiun-stasiun pangkalan untuk menugaskan staf teknis guna berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna memandu petani dalam langkah-langkah pemulihan produksi. Bersamaan dengan itu, mereka telah meningkatkan prediksi dan prakiraan hama dan penyakit untuk mencegah dan mengendalikannya secara efektif, guna memastikan keamanan produksi.
Pemantauan ketat terhadap kondisi cuaca, peninjauan wilayah terdampak banjir, pemberian saran tentang langkah-langkah yang tepat, dan pemulihan produksi secara proaktif merupakan persyaratan yang terus-menerus. Menurut Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup Hanoi, pemerintah daerah perlu memantau perkembangan secara berkala dan segera menyusun laporan untuk meminimalkan kerusakan dan melindungi hasil produksi tanaman.
Sumber: https://thoidai.com.vn/ha-noi-khan-truong-khoi-phuc-san-xuat-sau-ngap-ung-215861.html
Komentar (0)