Forum Masa Depan ASEAN 2025 (AFF 2025), sebuah acara multilateral penting yang diketuai oleh Vietnam, akan diadakan di Hanoi dari tanggal 25 hingga 26 Februari 2025.
Dengan tema “Membangun kawasan ASEAN yang bersatu, inklusif, dan tangguh di tengah dunia yang terus berubah”, forum ini menjadi kesempatan bagi para pemimpin, pakar, pelaku bisnis, dan mitra untuk membahas orientasi pembangunan kawasan.
Forum Masa Depan ASEAN (ASEAN Future Forum) adalah inisiatif yang diumumkan oleh Perdana Menteri Pham Minh Chinh pada KTT ASEAN ke-43 yang diselenggarakan pada bulan September 2023 di Indonesia. Forum ini merupakan forum multilateral 1,5 saluran pertama di Vietnam, yang menghubungkan pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, dan organisasi internasional. Tujuan utama AFF adalah menciptakan ruang terbuka untuk mengajukan gagasan, mendorong kerja sama antarnegara ASEAN, dan menegaskan peran kepemimpinan Vietnam di kawasan dan dunia.
Berbagi informasi pada konferensi pers Kementerian Luar Negeri pada sore hari tanggal 13 Februari, Bapak Trinh Minh Manh - Penjabat Direktur Institut Studi Strategis, Akademi Diplomatik, mengatakan bahwa pada penyelenggaraan pertama pada bulan April 2024, Forum tersebut menarik perhatian, tanggapan dan dukungan luas dari negara-negara ASEAN dan masyarakat internasional.
Menyusul keberhasilan konferensi tahun lalu, AFF 2025 diharapkan terus menjadi tempat untuk membentuk kebijakan praktis guna menanggapi tantangan global seperti perubahan iklim, konflik geopolitik, dan revolusi industri 4.0.
Bagi Vietnam, acara ini bahkan lebih bermakna, karena diadakan pada saat yang sangat penting: peringatan 80 tahun Hari Nasional Republik Sosialis Vietnam, peringatan 30 tahun aksesi Vietnam ke Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), peringatan 10 tahun pembentukan Komunitas ASEAN dan juga tahun ASEAN akan mengadopsi Visi Komunitas ASEAN 2045.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh diperkirakan akan memimpin sesi pembukaan dan menyampaikan pidato di AFF 2025. Lebih dari 500 delegasi telah terdaftar untuk menghadiri Forum secara langsung, termasuk para pemimpin senior di blok ASEAN, duta besar, pakar terkemuka, perwakilan bisnis, organisasi internasional, dan wartawan dari dalam dan luar negeri.
Forum Masa Depan ASEAN 2025 dijadwalkan berlangsung selama 2 hari dengan 5 sesi pleno resmi dan banyak kegiatan sampingan penting.
Pada pagi hari pertama (25 Februari), acara pra-Forum akan berlangsung di Akademi Diplomatik, termasuk pameran foto "Perjalanan 30 tahun Vietnam bergabung dengan ASEAN" dan diskusi tematik paralel tentang "Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan: Transformasi Digital untuk Perdamaian Berkelanjutan", "Mempromosikan Pertanian Cerdas untuk Ketahanan Pangan Regional".
Pada sore hari tanggal 25 Februari, AFF 2025 resmi digelar di Hotel Melia. Sesi Pembukaan dihadiri dan pidato disampaikan oleh Perdana Menteri Pham Minh Chinh, dilanjutkan dengan dua sesi pleno yang membahas "Tren Utama yang Mempengaruhi ASEAN dan Dunia pada Tahun 2035" dan "Memperkuat Prinsip-Prinsip Fundamental ASEAN untuk Menanggapi Tantangan Masa Depan". Hari kerja pertama diakhiri dengan Jamuan Makan Malam.
Pada hari kedua (26 Februari), empat sesi pleno Forum akan berlangsung, dimulai dengan Sesi Pleno Tingkat Tinggi yang dihadiri oleh Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan para pemimpin senior dari beberapa negara ASEAN serta mitra. Sesi pleno berikutnya akan mencakup tiga topik: "Kerja sama subregional untuk mempromosikan kemandirian dan pembangunan berkelanjutan", "Tata kelola teknologi baru untuk memastikan keamanan komprehensif", dan "Peran ASEAN dalam menghubungkan dan mempromosikan perdamaian di dunia yang terfragmentasi". Di sela-sela sesi pleno akan ada jamuan makan siang dengan tema "ASEAN merangkul masa depan: Menguasai teknologi baru". Sesi Penutupan akan berlangsung pada sore hari di hari yang sama.
Semua sesi pleno menekankan solusi praktis, mulai dari penguatan konektivitas intra-blok hingga pengelolaan risiko dari kecerdasan buatan, blockchain, dan sebagainya. Khususnya, kerja sama sub-regional Mekong, CLMV (Kamboja, Laos, Myanmar, Vietnam) diharapkan dapat mendorong pembangunan yang seimbang.
Penyelenggaraan Forum Masa Depan ASEAN 2025 oleh Vietnam menunjukkan upayanya untuk berkontribusi aktif pada mekanisme kerja sama multilateral. Acara ini tidak hanya memperkuat posisi ASEAN di kancah internasional, tetapi juga merupakan kesempatan bagi Vietnam untuk memperkenalkan pencapaian pembangunannya, menarik investasi, dan memperkuat hubungan dengan para mitra.
Di tengah situasi dunia yang penuh gejolak, AFF 2025 berjanji untuk menjadi “mercusuar” yang menunjukkan jalan, menghubungkan visi bersama untuk Asia Tenggara yang bersatu, kreatif, dan berkelanjutan.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/dien-dan-tuong-lai-asean-2025-ha-noi-se-don-tiep-nhieu-lanh-dao-quoc-te.html
Komentar (0)