Striker Erling Haaland memuji bakat rekan setimnya Kevin De Bruyne setelah kemenangan 2-0 atas Everton di putaran ke-24 Liga Premier.
Di Stadion Etihad kemarin, 10 Februari, Erling Haaland mencetak gol keduanya pada menit ke-85. Memanfaatkan umpan Kevin De Bruyne, striker Norwegia itu berakselerasi, menekan wajah bek tengah Jarrad Branthwaite hingga terjatuh, lalu melepaskan tendangan kaki kirinya ke sudut jauh gawang.
Setelah pertandingan, Haaland mengatakan ia menyukai akselerasi dan lari langsung ke tengah lapangan, dan mengatakan ia seharusnya mencetak gol dalam situasi serupa saat menang 3-1 atas Brentford pada 5 Februari. "Saya berhasil dalam pertandingan ini. Ini bagus karena menunjukkan peningkatan," ujarnya.
Kemenangan ini juga merupakan pertama kalinya De Bruyne memberikan assist kepada Haaland musim ini. "Saya mencoba melakukan lari-lari ini dengan semua pemain, tetapi dengan De Bruyne saya tahu bolanya akan sempurna," kata pemain Norwegia itu. "Anda bisa lihat saya bahkan tidak melihat bola selama dua detik ketika De Bruyne memegang kendali, karena saya fokus berlari menuju gawang. Ini tidak buruk bagi pemain lain, tetapi perbedaannya kecil."
Haaland merayakan golnya bersama De Bruyne dan Phil Foden dalam pertandingan melawan Everton di pekan ke-24 Liga Primer. Foto: AP
Sebelumnya, pada menit ke-71, Haaland sendiri membuka skor untuk Man City. Dari situasi yang kacau di kotak penalti, bola jatuh ke kaki penyerang Norwegia tersebut. Tembakan keras kaki kanannya dari jarak dekat membuat kiper Jordan Pickford tak mampu membendungnya meskipun ia menyentuh bola dengan tangannya.
"Saya sudah berlatih kaki kanan selama beberapa bulan terakhir," kata Haaland. "Rasanya luar biasa, bisa bermain lagi di kandang sendiri. Senang sekali bisa menang."
Dua gol ini menandai kembalinya Haaland yang sempurna, setelah absen dalam sepuluh pertandingan di semua kompetisi akibat cedera kaki yang dideritanya saat kalah 0-1 dari Aston Villa pada 6 Desember. Berkat itu, ia terus memimpin daftar pencetak gol terbanyak Liga Primer musim ini dengan 16 gol, dua gol lebih banyak dari Mohamed Salah (Liverpool). "Cedera itu mengerikan. Saya tidak menyukainya," kata Haaland. "Tapi itu membuat Anda menghargai latihan harian, rapat tim pra-pertandingan, dan kegembiraan saat Anda memasuki pertandingan. Itu membuat pikiran Anda berpikir berbeda. Sekarang saya sangat menghargai setiap sesi latihan karena saya tahu bagaimana rasanya tanpanya."
Musim lalu, Haaland tampil gemilang dengan 52 gol dalam 53 pertandingan di semua kompetisi, membantu Man City meraih treble: Liga Champions, Liga Primer, dan Piala FA. Namun, striker Norwegia ini yakin Man City tidak akan mampu mengulangi prestasi tersebut musim ini.
Senada dengan itu, pelatih Pep Guardiola juga yakin bahwa Man City tidak akan mampu meraih treble seperti musim lalu. "Ini seperti dongeng. Semuanya sangat rumit," ujar pelatih berusia 53 tahun itu. "Jika mudah, Man Utd pasti bisa melakukannya sebelumnya. Para pemain tahu betapa sulitnya itu. Yang saya suka adalah kami masih bersaing memperebutkan gelar dan semoga kami dapat terus mempertahankannya hingga akhir musim."
Hong Duy
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)