Pada tanggal 15 September, dua gerakan yang didukung Iran, Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman, keduanya mengumumkan serangan terhadap Israel.
Sebuah rudal yang diluncurkan oleh Houthi mendarat di sebuah ladang di Israel tengah pada 15 September. (Sumber: AP) |
Menurut kantor berita Anadolu, gerakan Hizbullah mengumumkan telah melancarkan operasi militer terhadap sasaran-sasaran Israel di sepanjang perbatasan Lebanon.
Secara khusus, pernyataan Hizbullah mengatakan bahwa gerakan itu menembakkan puluhan roket Katyusha ke pos komando batalyon lapis baja Brigade ke-188 di barak Raviv sebagai balasan atas serangan Israel di kota Sarafand di Lebanon selatan.
Hizbullah juga menggunakan kendaraan udara tak berawak (UAV) untuk menyerang dan menghancurkan sistem teknis Israel di Malkia secara langsung. Selain itu, para pejuang Hizbullah juga menggunakan UAV untuk menyerang tentara Israel yang ditempatkan di Metula.
Sementara itu, gerakan Houthi juga mengatakan telah melancarkan serangan menggunakan “rudal balistik hipersonik baru” yang menargetkan Israel tengah.
“Operasi kami akan terus berlanjut selama agresi dan pendudukan di Jalur Gaza belum berakhir,” kata pemimpin gerakan tersebut, Abdul-Malik al-Houthi.
Dalam pidato yang disiarkan di saluran televisi al-Masirah yang dikendalikan Houthi, pemimpin tersebut juga menyoroti kemajuan teknologi dalam kemampuan militer kelompok tersebut, khususnya menyebutkan jenis baru rudal balistik yang digunakan dalam serangan baru-baru ini di wilayah Israel.
Menurut Tuan al-Houthi, rudal ini “menembus semua sabuk pertahanan” sistem pertahanan rudal Israel, memiliki jangkauan sekitar lebih dari 2.000 km dan terbang selama sekitar 11 setengah menit.
Sementara itu, Israel mengumumkan bahwa sebuah rudal dari Yaman jatuh di area terbuka sekitar 6 km dari Bandara Internasional Ben Gurion, tanpa menimbulkan korban jiwa. Ini adalah pertama kalinya rudal dari Yaman mencapai wilayah tengah Israel.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/trung-dong-hezbollah-na-hang-chuc-rockets-vao-israel-houthi-choi-lon-khien-tel-aviv-phai-kich-hoat-bao-dong-286482.html
Komentar (0)