Bisakah Bitcoin mencapai $100.000? Foto ilustrasi. (Sumber: Shutterstock) |
Peristiwa besar tahun 2024 untuk bitcoin dapat terjadi bulan depan, ketika regulator AS diharapkan menyetujui permohonan untuk membuka dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) bitcoin spot pertama di pasar AS.
Sederhananya, ETF spot bitcoin memungkinkan investor melacak harga bitcoin tanpa benar-benar memiliki koin tersebut.
Hal ini menarik bagi investor karena sejumlah alasan.
Pertama, hal ini memberi investor yang waspada terhadap kripto cara yang relatif aman untuk memasuki pasar yang fluktuatif ini.
ETF juga diperdagangkan di bursa saham biasa, yang berarti investor dapat memperoleh eksposur ke bitcoin tanpa harus memegang aset kripto secara langsung.
Selain itu , pengawasan badan regulator juga meningkatkan perlindungan investor dan transparansi pasar mata uang kripto. Keunggulan ini menarik lebih banyak modal investasi ke Bitcoin.
Tak hanya itu, tahun 2024 juga akan menyaksikan "gempa bumi" di sektor mata uang kripto, yaitu halving Bitcoin. Proses halving Bitcoin bertujuan untuk mengurangi separuh imbalan yang diterima para penambang, yang membantu memperlambat inflasi Bitcoin.
Antoni Trenchev, salah satu pendiri perusahaan peminjaman aset kripto Nexo, mengatakan bahwa jika sejarah terulang, bitcoin tidak akan mencapai puncaknya hingga tahun 2025 dan tahun 2024 hanya akan menjadi awal dari fenomena tersebut.
"Efek 'leverage ganda' dari persetujuan ETF bitcoin spot dan peristiwa halving akan mendorong nilai bitcoin hingga $100.000 — peningkatan 45% dari nilai tertinggi sepanjang masa di $69.000 yang tercatat pada November 2021," tegasnya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)