Pada tanggal 10 November, di Kota Ha Long (Provinsi Quang Ninh), upacara penutupan Konferensi Guru Pendidikan Kejuruan Nasional 2024 berlangsung.
Wakil Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas Perang, dan Sosial Le Tan Dung berpidato pada upacara penutupan Konferensi Nasional Guru Pendidikan Vokasi 2024. Foto: Bui My
Berbicara pada upacara penutupan, Wakil Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas Perang, dan Urusan Sosial Le Tan Dung mengucapkan selamat kepada 462 guru yang berhasil menyelesaikan presentasi mereka di Konferensi Guru Pendidikan Kejuruan Nasional 2024.
Wakil Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas Perang, dan Sosial menegaskan bahwa kualitas kuliah pada Konferensi Pengajaran tahun ini dipersiapkan dengan cermat, metodis, penuh pertimbangan, dan luar biasa. Para guru dari delegasi yang berpartisipasi sangat bersemangat dengan profesinya, berdedikasi, dan berkualifikasi tinggi. Khususnya, terdapat seorang guru baru yang berusia 24 tahun, telah berkarier selama 2 tahun, namun berhasil lulus tahap dasar dengan sangat baik untuk berpartisipasi dalam Konferensi Pengajaran Nasional untuk Guru Pendidikan Vokasi tahun 2024.
Panitia Penyelenggara memberikan penghargaan Juara Pertama kepada guru peraih Juara Kedua pada Konferensi Nasional Guru Pendidikan Vokasi Tahun 2024. Foto: Bui My
Melalui Konferensi Pengajaran, terlihat jelas bahwa para guru telah berupaya mengubah pemikiran pedagogis dan metode pengajaran mereka. Banyak guru merupakan contoh khas inovasi, kreativitas, adaptasi, dan integrasi dalam hal keahlian dan metode pengajaran. Upaya-upaya ini, beserta antusiasme dan semangat para guru dalam presentasi mereka, merupakan bukti nyata dari konsensus dan tekad para staf pengajar yang senantiasa berpihak pada seluruh sistem pendidikan vokasi demi pembangunan nasional.
“Saya percaya dan berharap para guru akan terus mengobarkan api keimanan, berdedikasi dan mengabdikan diri pada profesinya, menularkan semangat, berbagi praktik baik dan pengalaman berharga, senantiasa berinovasi dan berkreasi; membangkitkan dengan kuat patriotisme, kebanggaan nasional, dan tradisi belajar para leluhur; mengobarkan api keimanan dan cita-cita untuk menjadikan negara semakin sejahtera dan bahagia” – Wakil Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas Perang, dan Sosial, Le Tan Dung, mengungkapkan.
Panitia penyelenggara memberikan penghargaan Juara Pertama kepada guru-guru peraih Juara Pertama pada Konferensi Guru Pendidikan Vokasi Nasional 2024. Foto: Bui My
Pada upacara penutupan, 150 guru dengan prestasi luar biasa (termasuk 25 Hadiah Pertama, 50 Hadiah Kedua, 75 Hadiah Ketiga) di Konferensi Pengajaran dianugerahi Sertifikat Penghargaan oleh Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas Perang, dan Urusan Sosial.
Selain itu, 6 kelompok peraih juara umum dianugerahi Sertifikat Kehormatan dari Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas Perang, dan Sosial. Dari jumlah tersebut, kelompok Hanoi meraih juara umum dengan 6 juara pertama, 14 juara kedua, 3 juara ketiga, dan 6 juara hiburan.
Selain itu, 7 individu dan 4 unit dengan prestasi luar biasa dalam menyelenggarakan Konferensi Pengajaran juga menerima Sertifikat Penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas Perang, dan Urusan Sosial.
Panitia penyelenggara memberikan penghargaan kepada 6 kelompok berprestasi pada Konferensi Nasional Guru Pendidikan Vokasi 2024. Foto: Bui My
Pada kesempatan ini, Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan penghargaan Sertifikat Kehormatan kepada 25 guru yang berhasil menerapkan teknologi informasi dan transformasi digital, 25 guru yang berhasil menggunakan peralatan buatan sendiri, dan 201 guru yang memperoleh hadiah hiburan.
Sekretaris Komite Sentral Persatuan Pemuda Komunis Ho Chi Minh juga menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada 15 guru muda dengan prestasi luar biasa pada Konferensi Pengajaran.
Komentar (0)