Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Indonesia: Aktifkan hujan buatan untuk padamkan kebakaran hutan

Dalam waktu 4 hari, pihak berwenang Indonesia melakukan 23 penerbangan, menyemprotkan 20,8 ton Natrium Klorida ke awan untuk merangsang hujan, yang secara efektif mendukung pemadaman kebakaran di daerah yang sulit dijangkau.

VietnamPlusVietnamPlus26/07/2025

Indonesia telah menciptakan hujan buatan untuk memadamkan semua titik api kebakaran hutan di Provinsi Riau. Langkah ini telah digunakan secara efektif belakangan ini untuk mencegah kebakaran hutan di tengah peningkatan tajam jumlah "titik api" kebakaran hutan dan meluasnya kejadiannya.

Pada tanggal 26 Juli, seorang reporter VNA di Jakarta mengutip Direktur BMKG Dwikorita Karnawati yang mengatakan bahwa operasi penciptaan hujan buatan dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Operasi modifikasi cuaca dimulai pada 21 Juli, dengan fokus pada wilayah berisiko tinggi kebakaran hutan dan lahan seperti Rokan Hulu dan Rokan Hilir. Selama empat hari, otoritas melakukan 23 penerbangan, menyemprotkan total 20,8 ton Natrium Klorida (NaCl) ke awan untuk memicu hujan.

Menurut BMKG, penyemaian awan terbukti efektif mengurangi titik api dan membantu memadamkan api di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalan darat. Efek hujan yang meluas juga menguntungkan wilayah tetangga seperti Kabupaten Guguak, Provinsi Sumatera Barat, yang juga mencatat hujan sedang berkat sistem cuaca buatan.

BMKG memastikan akan terus melaksanakan operasi pembuatan hujan buatan di wilayah berisiko tinggi lainnya untuk secara efektif mengendalikan kebakaran hutan sepanjang musim kemarau tahun ini.

Sementara itu, di Aceh Barat, Badan Penanggulangan Bencana Aceh Barat (BPBD) menyatakan sekitar 70% area kebakaran hutan di Kecamatan Woyla telah terkendali.

BPBD telah mengerahkan pasukan untuk terus berupaya memadamkan api agar tidak meluas, terutama mengingat kebakaran tersebut telah mengakibatkan kerusakan pada vegetasi dan perkebunan kelapa sawit milik warga, serta mengganggu udara dan kesehatan masyarakat di sekitarnya.

(Kantor Berita Vietnam/Vietnam+)

Source: https://www.vietnamplus.vn/indonesia-kich-hoat-mua-nhan-tao-nham-dap-tat-chay-rung-post1052025.vnp


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk