The New York Times mengutip dua pejabat Iran anonim yang mengatakan bahwa salah satu target serangan udara Israel pagi ini (26 Oktober) adalah sistem rudal pertahanan udara S-300 di Bandara Internasional Imam Khomeini di pinggiran Teheran.
Menurut sumber yang sama, rudal S-300 digunakan oleh Iran untuk melindungi fasilitas nuklir penting. Pada bulan April, Israel juga mencoba menghancurkan sistem ini.
Setidaknya tiga pangkalan rudal Korps Garda Revolusi Islam Iran diserang hari ini, termasuk pangkalan Parchin di pinggiran Teheran, New York Times menambahkan.
Sistem rudal S300 Iran selama parade militer tahun 2017. (Foto: AP)
Pejabat Iran mengatakan bagaimana Iran menanggapi Israel akan bergantung pada tingkat keparahan dan cakupan serangan.
Israel melancarkan kampanye udara besar-besaran terhadap Iran sebagai tanggapan atas peluncuran rudal balistik Teheran awal bulan ini. Tel Aviv menyatakan pihaknya menargetkan target militer di Teheran, Ilam, dan Khuzestan, dan memperingatkan akan membalas jika Iran membalas serangan udara tersebut.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan bahwa Israel telah melancarkan tiga gelombang serangan terhadap target militer Iran. Di antara lokasi militer yang menjadi sasaran adalah baterai pertahanan udara dan pabrik rudal balistik. Lokasi-lokasi ini sama dengan yang digunakan dalam serangan langsung terakhir Iran terhadap Israel pada 1 Oktober dan serangan sebelumnya pada 14 April.
Jerusalem Post Israel melaporkan bahwa serangan terhadap Iran menggunakan lebih dari 100 jet tempur, termasuk pesawat tempur siluman F-35. Semua pesawat Israel kembali dengan selamat ke pangkalan setelah operasi berakhir.
Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, mengatakan serangan Israel "dicegat sepenuhnya" oleh pertahanan udara negara itu. Setidaknya dua tentara Iran tewas dalam serangan itu.
Namun, menurut sumber Axios, Israel memperingatkan Iran agar tidak melakukan serangan udara balasan pada pagi hari tanggal 26 Oktober, mengirimkan pesan kepada Teheran agar tidak membalas guna mencegah serangan bolak-balik meningkat menjadi konflik yang lebih luas.
Sky News mengutip sumber anonim yang mengatakan bahwa Rusia telah memberikan informasi intelijen kepada Iran beberapa jam sebelumnya tentang serangan udara Israel.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/israel-muon-pha-huy-cac-ten-lua-s-300-bao-ve-co-so-nhat-nhan-cua-iran-ar904054.html
Komentar (0)