Bersemangat dengan pengalaman kuliner , Samy (kewarganegaraan Jerman) dan pacarnya telah menghabiskan hampir dua tahun bepergian ke mana-mana, menikmati hidangan unik di setiap negara yang mereka kunjungi.
Di Asia Tenggara, Samy dan pacarnya telah mengunjungi Thailand, Malaysia, dan lain-lain. Vietnam adalah tempat yang paling sering mereka kunjungi. Setiap perjalanan pasangan ini biasanya berlangsung beberapa bulan, terutama untuk menjelajahi budaya dan kuliner di dua lokasi: Da Nang dan Hoi An ( Quang Nam ).
Baru-baru ini, Samy dan pacarnya berkesempatan naik kereta wisata bintang 5 dari Hue ke Da Nang. Ia memesan tiket kereta yang berangkat dari Stasiun Hue pukul 7.45 dan tiba di Stasiun Da Nang pukul 10.35.
Turis Jerman itu bercerita bahwa ia mengetahui kereta wisata ini dari internet dan penasaran untuk mencoba perjalanan "menghubungkan warisan Vietnam Tengah". Ia tiba di Stasiun Hue lebih awal, pukul 7 pagi, untuk minum secangkir kopi dan menjelajahi lingkungan sekitar.
Saat kereta hendak berangkat, Samy dan pacarnya diantar masuk oleh petugas kereta. Ia takjub dengan ruangan yang luas, bersih, dan indah di setiap gerbong kereta.
Sammy sangat senang melihat para seniman membawakan lagu-lagu daerah Hue di dalam kereta yang didekorasi dengan gaya kerajaan tradisional. Di samping kereta ini terdapat kereta makanan yang menyajikan berbagai hidangan khas Hue seperti banh it, banh bot loc, banh beo, dll., serta berbagai minuman yang dapat dipilih pengunjung.
Samy dan pacarnya sarapan. Mereka memilih roti, pangsit, banh beo, dan banh bot loc, lalu kembali ke tempat duduk masing-masing.
Tamu asal Barat tersebut bercerita bahwa karena ia datang di hari kerja, jumlah pengunjungnya cukup sedikit. Hal ini juga membantunya merasa lebih nyaman karena tempatnya tidak terlalu sempit atau berisik.
Pasangan itu menikmati makanan mereka dan terkejut ketika staf kapal memperkenalkan mereka pada roti yang terbuat dari tepung pisang hijau, bukan tepung terigu seperti roti tradisional.
Selain kulitnya yang terbuat dari bahan-bahan istimewa, ia juga terkesan dengan isian dagingnya yang disajikan dengan sayuran. "Saya sudah makan banh mi berkali-kali di Vietnam, tetapi ini pertama kalinya saya menikmati banh mi yang terbuat dari tepung pisang hijau, yang cukup unik. Ada microwave di kereta untuk penumpang yang ingin memanaskan roti, jadi kulitnya tetap renyah dan lezat," komentar Samy.
Ia juga menyukai rasa banh bot loc dan banh beo. Ia memuji banh beo yang "lembut, berair, dan menyegarkan" serta banh bot loc yang "harum, sedikit kenyal, dan beraroma udang".
Selain makanannya yang lezat, kedua turis asing itu juga terkesan dengan pemandangan indah di sepanjang jalan. Saat kereta melewati Hai Van Pass, Samy terus berseru "wow", "indah sekali".
"Saya suka sekali rasanya memandang ke luar dan melihat laut di satu sisi dan pegunungan di sisi lainnya. Pemandangannya sungguh mengesankan, layak disebut sebagai jalur kereta api terindah di Vietnam," kata Sammy.
Samy berkomentar bahwa perjalanan tersebut memakan waktu sekitar 3 jam, tetapi ia tidak merasa tidak nyaman atau lelah karena kereta dilengkapi dengan kursi empuk dan AC. Selain itu, kursi-kursi disusun berseberangan, tepat di samping jendela, sehingga para pengunjung dapat dengan nyaman mengobrol dan menikmati pemandangan.
Diketahui akan ada 2 pasang kereta api yang melaju dengan rute Hue-Da Nang setiap harinya.
Selama perjalanan kereta 3 jam, pengunjung memiliki kesempatan untuk mengagumi pemandangan indah di kedua sisi jalan saat kereta melewati Teluk Lang Co, Hai Van Pass, Pantai Tien Sa...
Kereta akan berhenti di stasiun Lang Co selama 10 menit agar pengunjung dapat mengambil foto check-in.
Dengan 2 kereta yang berangkat pada pagi dan sore hari dari Hue ke Da Nang dan sebaliknya, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk menyaksikan matahari terbit dan terbenam di Teluk Lang Co - salah satu teluk terindah di Vietnam dan dunia.
TBC (menurut Vietnamnet)Sumber
Komentar (0)