Dustin Cheverier (lahir 1988, dari AS) adalah salah satu pembuat konten yang cukup terkenal di Vietnam dengan saluran YouTube pribadi dengan lebih dari 820.000 pengikut.

Dia telah tinggal di Kota Ho Chi Minh selama sekitar 10 tahun dan secara teratur berbagi video perjalanan dan pengalaman kulinernya di banyak provinsi dari Selatan hingga Utara.

Pria Amerika itu berkomentar bahwa masakan Vietnam sangat menarik. Oleh karena itu, ia menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari dan mencoba hidangan serta spesialisasi lokal, mulai dari hidangan populer hingga hidangan "unik" yang tidak semua tamu Barat berani menikmatinya.

Restoran Barat makan chao long.png
Dustin mampir ke sebuah restoran di Jalan Phan Dinh Phung (kota Huong Khe, provinsi Ha Tinh)

Baru-baru ini, dalam perjalanan bersepeda dari Hanoi ke Kota Ho Chi Minh, Dustin berkesempatan mengunjungi banyak provinsi dan kota serta menjelajahi masakan di setiap daerah.

Saat tiba di kota Huong Khe (provinsi Ha Tinh), YouTuber Amerika ini secara tidak sengaja menemukan hidangan lezat dan terjangkau, yaitu bubur.

thumbs up Nghe An.gif
Tamu Barat senang mencoba hidangan baru.

Dustin mengaku karena sudah berkali-kali menyantap pho dan bun cha, kini ia menyukai hidangan apa pun yang baru ditemuinya dan senang mendapat kesempatan untuk menikmatinya.

"Saya agak bosan dengan pho, bihun, atau bun cha, jadi saya senang dengan apa pun yang bisa saya temukan. Sudah lama saya tidak makan bubur, tetapi baru-baru ini saya mencoba hidangan serupa seperti bubur belut dan sup belut di Kota Vinh, Nghe An," kata Dustin.

Menurut tamu Barat, bubur memiliki rasa yang lezat dan unik. Namun, hidangan ini disajikan panas dan dapat dengan mudah membakar mulut, jadi sebaiknya dinikmati perlahan.

Tangkapan layar 2024 10 29 120732.png
YouTuber Amerika makan 2 mangkuk bubur

Setelah menghabiskan mangkuk pertama, Dustin memesan semangkuk penuh bubur lagi. Pria Amerika itu mengungkapkan bahwa ia makan lebih banyak bukan hanya karena rasanya lezat, tetapi juga karena ia perlu memulihkan tenaga.

"Saya membakar banyak energi karena bersepeda setiap hari. Saya membakar sekitar 9.000 kalori sehari, jadi saya perlu makan cukup agar punya energi untuk melanjutkan perjalanan," ujar YouTuber berusia 36 tahun itu.

Selain rasanya, ia juga terkejut karena sajian bubur tersebut harganya terjangkau, hanya 25.000 VND/mangkuk.

Foto: Dustin Cheverier

Reaksi tak terduga turis Barat saat mencoba cacing kelapa di Vietnam Tidak hanya mencoba koktail cacing kelapa yang aneh, turis Barat juga dengan berani mencoba cacing kelapa hidup yang direndam dalam saus ikan dan cabai di Kota Ho Chi Minh.