Pasien keracunan nasi ayam dirawat di Rumah Sakit Umum Saigon-Nha Trang - Foto: MINH CHIEN
Komite Rakyat Provinsi Khanh Hoa baru saja mengirimkan dokumen kepada Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, Departemen Kehakiman, Departemen Sains dan Teknologi Kota Ho Chi Minh yang meminta dukungan dalam pengujian sampel air untuk keperluan penyelidikan.
Menurut dokumen tersebut, baru-baru ini di Nha Trang (provinsi Khanh Hoa ) terjadi keracunan massal lebih dari 360 orang.
Atas permintaan Badan Investigasi Kepolisian, Kepolisian Nha Trang, untuk memfasilitasi unit dalam mengumpulkan dokumen dan menyelidiki serta menyelesaikan kasus tersebut, Komite Rakyat Provinsi Khanh Hoa meminta Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh dan kedua departemen untuk mengarahkan Pusat Layanan Analisis Laboratorium Kota Ho Chi Minh untuk melakukan pengujian sampel air sesuai dengan keputusan yang meminta penilaian dari Badan Investigasi Kepolisian Kepolisian Nha Trang.
Sebelumnya, setelah menyantap nasi ayam di sebuah restoran di Jalan Ba Trieu, Nha Trang, sejumlah orang dengan gejala keracunan makanan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Dinas Kesehatan Khanh Hoa telah mengeluarkan surat perintah resmi untuk berkoordinasi dalam mencari penyebabnya.
Menurut laporan tersebut, pada pukul 20.30 tanggal 12 Maret, Pusat Medis Kota Nha Trang menerima laporan sejumlah kasus yang dirawat di rumah sakit dengan dugaan gejala keracunan makanan akibat mengonsumsi nasi ayam. Segera setelah menerima laporan tersebut, Tim Investigasi Keracunan Makanan kota langsung melakukan investigasi di rumah sakit tempat para pasien dirawat.
Pasien mengalami gejala sakit perut, mual, feses encer, demam, dan kelelahan. Penyebab keracunan masih belum diketahui.
Pada 18 Maret, Institut Pasteur Nha Trang mengumumkan hasil uji sampel makanan dalam kasus keracunan massal setelah makan di restoran nasi ayam Tram Anh, Kota Nha Trang (Khanh Hoa). Institut Pasteur menyatakan hasil uji menunjukkan adanya 3 bakteri penyebab penyakit tersebut.
Melalui pengujian sampel makanan, sampel tangan, sampel air, dan sampel klinis, lembaga tersebut menetapkan bahwa: sampel bawang goreng positif mengandung Salmonella spp.; sayuran (acar) positif mengandung Bacillus cereus; dan sampel tangan pasien Le Thi Bich Lan (36 tahun) positif mengandung Staphylococcus aureus.
Sampel nasi ayam yang tersisa (nasi dengan saus telur dan nasi ayam suwir) yang dibeli di rumah pasien pada pukul 5:00 sore tanggal 12 Maret positif mengandung Salmonella spp., bakteri Bacillus cereus yang menghasilkan NHE (Non-haemolytic enterotoxin) dan HBL (Hemolysin BL).
Bapak Trinh Ngoc Hiep, Wakil Direktur Dinas Kesehatan Khanh Hoa, mengatakan bahwa hasil identifikasi jenis bakteri oleh Institut Pasteur Nha Trang akan membantu memfasilitasi penanganan. Setelah penyebab keracunan teridentifikasi dengan jelas, dinas kesehatan akan berkoordinasi dengan Kepolisian Kota dan Komite Rakyat Kota untuk mengambil langkah selanjutnya, termasuk penanganan dan pemberian hukuman.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)