Pelatih Kim Sang-sik memahami betapa pentingnya pertandingan melawan Laos malam ini, 9 Desember, bagi tim Vietnam. Ia dan para pemainnya telah menjalani empat pertandingan tanpa merasakan manisnya kemenangan (tidak termasuk pertandingan latihan). Gaya bermain yang ditunjukkan tim Vietnam belum begitu jelas dan meyakinkan. Oleh karena itu, Duy Manh dan rekan-rekannya tidak hanya memiliki tugas untuk menang melawan Laos, tetapi juga harus menang dengan indah. Hal ini tidak mudah, karena tim Laos secara bertahap meningkatkan kekuatannya di bawah asuhan pelatih Korea, Ha Hyeok-jun, berdasarkan sejumlah pemain muda yang telah banyak bermain di turnamen-turnamen besar seperti Damoth, Bounkong, Phanthavong...
Pelatih Kim Sang-sik menunjukkan rasa hormat kepada lawan senegaranya
Dalam konferensi pers pra-pertandingan, pelatih Kim Sang-sik menunjukkan rasa hormatnya kepada lawannya, Laos: "Tim Laos memiliki pemain-pemain berbakat, yang semakin kuat setiap hari bersama staf pelatih Korea. Saya kenal pelatih Ha Hyeok-jun, kami bertemu di K-League. Beliau membantu tim Laos berkembang dengan baik. Saya memahami gayanya, yang selalu memperhatikan detail. Saya yakin pertandingan ini akan sangat menarik, akan ada kejutan. Saya juga punya rencana, semoga seluruh tim meraih hasil terbaik."
Pelatih Kim Sang-sik dan rekan-rekannya
Foto: Ngoc Linh
Kapten tim Vietnam menambahkan: "Terakhir kali kedua tim bertemu, tim Vietnam menang 6-0 atas Laos, tetapi pertandingan mendatang merupakan tantangan berat yang harus kami atasi. Kami akan berusaha meraih hasil terbaik. Selama 10 hari latihan di Korea, tim Vietnam telah mendapatkan banyak sinyal positif terkait taktik dan personel."
Pelatih Kim Sang-sik lebih lanjut menganalisis pentingnya pertandingan melawan tim Laos: "Pertandingan ini juga sangat penting, karena ini juga merupakan persiapan untuk menghadapi tim Indonesia, tim yang sangat kuat. Kami perlu mempelajari semuanya sekarang. Saya tahu tim Indonesia memiliki banyak pemain muda, cepat, dan berbakat. Kami perlu beradaptasi dan mengejar ketertinggalan di turnamen ini secepatnya." Tuan Kim juga ingin mempersembahkan kemenangan ini kepada para penggemar Vietnam yang tinggal di negara ini maupun di Laos.
Pelatih tim Laos juga orang Korea.
Kehati-hatian Pelatih Kim Sang-sik memang wajar. Di Piala AFF 2024, tim-tim di grup bawah telah menunjukkan peningkatan kekuatan yang signifikan. Biasanya, di laga pembuka turnamen, tim Kamboja mampu menahan imbang Malaysia 2-2. Tim Laos juga bermain imbang 1-1 dengan kandidat juara Thailand dalam pertandingan persahabatan bulan lalu. Meskipun "gajah perang" tidak menurunkan susunan pemain terbaiknya di laga tersebut, tim Laos tetap patut dipuji atas penampilan gemilang dan dedikasi mereka.
Hasil ini membuat pelatih Ha Hyeok-jun optimis: "Seluruh tim lebih percaya diri, tetapi tidak arogan. Saya mengajari para pemain untuk percaya diri, tetapi tetap membumi untuk maju. Tim Laos siap." Ia juga sangat mengapresiasi tim Vietnam dan pelatih Kim Sang-sik, yang juga berasal dari Korea: "Saya sangat menghormati pelatih Kim Sang-sik. Dia orang yang detail, seperti macan sepak bola Korea. Tim Vietnam adalah salah satu tim terkuat di kawasan ini. Namun, kami telah mempersiapkan diri sebaik mungkin dan siap menghadapi konfrontasi mendatang."
Piala Asean Mitsubishi Electric 2024 disiarkan langsung dan lengkap diFPT Play, di: http://fptplay.vn
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/cuoc-doi-dau-cua-hai-vi-tuong-han-quoc-khau-chien-truoc-gio-g-185241208225551923.htm
Komentar (0)