Kejaksaan Rakyat Kota Vung Tau telah menyetujui keputusan Badan Investigasi Kepolisian untuk menuntut dan menahan sementara TTB (lahir tahun 1976, berdomisili di Kota Vung Tau). Nyonya B. ditangkap atas tindak pidana penganiayaan berdasarkan Pasal 140 KUHP.
Sebelumnya, Badan Investigasi Kepolisian Kota Vung Tau mengeluarkan surat perintah penangkapan darurat dan memutuskan untuk menahan sementara B. guna menyelidiki tindakan pelecehan anak.
Informasi awal, sekitar pukul 20.30 tanggal 7 Desember, Komite Rakyat Distrik 7, Kota Vung Tau menerima informasi dari Kepolisian Distrik yang melaporkan bahwa seorang orang tua yang menitipkan anaknya di Jalan Le Loi 318/6/1B (Distrik 7) menuduh Ny. B. melakukan kekerasan terhadap anak. Ini adalah tempat penitipan anak yang dimiliki dan dikelola langsung oleh B.
Pihak berwenang meminta pemilik fasilitas untuk menghentikan operasi guna memverifikasi insiden tersebut.
Selama proses konsultasi dengan Ibu B., orang tersebut tidak dapat menunjukkan dokumen hukum untuk membuka pusat penitipan anak. Oleh karena itu, pihak berwenang membuat surat permohonan kepada fasilitas tersebut untuk menghentikan sementara operasionalnya dan mengundangnya untuk bekerja sama dengan Komite Masyarakat Kelurahan.
Pada hari yang sama, Kepolisian Distrik 7 Kota Vung Tau juga menerima laporan kriminal dari PD tentang Nyonya B yang melakukan kekerasan terhadap anak dan melimpahkan kasus tersebut ke Badan Investigasi Kepolisian Kota Vung Tau untuk ditangani sesuai kewenangannya.
Berdasarkan verifikasi awal, Ibu TTB mengaku mengasuh anak-anak di rumah pribadinya. Pada tanggal 22 November, Ibu B. mempekerjakan Ibu BTML (lahir tahun 1999, tinggal di Distrik 9, Kota Vung Tau) untuk membantu, tetapi pada tanggal 6 Desember, Ibu L. berhenti dari pekerjaannya.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa Ibu B. tidak memiliki keahlian dalam pendidikan prasekolah dan mengaku sebagai pekerja penitipan anak di alamat di atas.
Sebelumnya, banyak orang tua yang melaporkan ke Polisi Distrik 7, Kota Vung Tau tentang perilaku penganiayaan anak yang dilakukan pemilik fasilitas penitipan anak.
Sambil mengasuh anak-anak, Ibu B. menggunakan tangannya untuk memukul mulut dan wajah anak-anak, menjambak rambut mereka, menggunakan sendok stainless steel dan remote TV untuk memukul mulut anak-anak (usia 1 hingga 2 tahun) dengan tujuan memaksa mereka makan dan minum. Semua tindakan ini direkam oleh Ibu L. menggunakan ponsel pribadinya.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/khoi-to-nguoi-phu-nu-bao-hanh-nhieu-tre-nho-o-ba-ria-vung-tau-ar913050.html
Komentar (0)