Memastikan staf pengajar melaksanakan Program
Dalam rangka pembinaan tugas umum pendidikan tahun ajaran 2025-2026, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan meminta kepada Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk memberikan masukan dan melaksanakan upaya penyelesaian secara serentak dan efektif, agar rekrutmen guru dapat terlaksana dengan baik dan memadai sesuai dengan kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang; jangan sampai terjadi kekosongan jabatan tetapi tidak ada rekrutmen, sehingga berdampak pada proses belajar mengajar.
Menandatangani kontrak kerja sama pengajaran secara proaktif untuk segera menambah guru yang kekurangan sesuai ketentuan; jangan sampai penataan dan reorganisasi aparatur justru mengganggu atau menimbulkan kekurangan guru, sehingga berdampak pada mutu pendidikan .
Memastikan tersedianya guru yang cukup untuk menyelenggarakan pengajaran semua mata pelajaran sesuai dengan Program Pendidikan Umum; mengatasi kekurangan atau penataan dan pemanfaatan guru yang tidak sesuai dengan jurusan pelatihan.
Mengadakan mobilisasi dan penempatan guru dari daerah yang kelebihan guru ke daerah yang kekurangan guru; mengatur penempatan guru di sekolah-sekolah dalam satu kecamatan atau antar kecamatan, agar tenaga pengajar yang ada dapat dimanfaatkan secara efektif, sesuai dengan kebutuhan daerah setempat.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan juga meminta Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk memberikan masukan kepada otoritas terkait guna mengeluarkan kebijakan yang tepat bagi tim pengelola pendidikan, guru, dan staf di lembaga pendidikan umum. Mengembangkan mekanisme untuk memobilisasi sumber daya manusia yang berkualifikasi tinggi, termasuk seniman, atlet profesional, dan relawan asing, untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan di sekolah, khususnya di bidang budaya, seni, olahraga , dan keterampilan hidup.
Memperkuat koordinasi dan meningkatkan efektivitas sistem kelembagaan budaya dan olahraga lokal untuk menyelenggarakan kegiatan pendidikan yang komprehensif bagi siswa, berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kapasitas dan kualitas siswa sesuai dengan persyaratan Program Pendidikan Umum.

Solusi untuk meningkatkan kapasitas tim
Untuk meningkatkan kapasitas guru dan pengelola pendidikan serta meningkatkan kegiatan profesional, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menganjurkan agar terus mengkaji, melengkapi, dan mengembangkan tim pengelola dan guru inti mata pelajaran dan kegiatan pendidikan di tingkat daerah agar dapat melaksanakan pelatihan secara efektif, teratur, dan berkesinambungan, tepat di sekolah dan gugus sekolah.
Menghubungkan konten pelatihan dengan kegiatan kelompok profesional untuk meningkatkan kapasitas profesional, mendukung guru dalam mengembangkan rencana pribadi, segera mendeteksi kesulitan dan masalah dalam proses penerapan program dan buku teks sesuai kewenangan.
Mendorong guru untuk belajar mandiri dan meningkatkan kemampuan diri dalam berbagai bentuk yang tepat; terus menyelenggarakan penilaian dan pelatihan secara berkala sesuai dengan standar profesi guru dan standar kepala sekolah pada lembaga pendidikan umum.
Memperkuat pengorganisasian kegiatan profesional di gugus sekolah untuk menciptakan jaringan pelatihan guru yang dinamis dan efektif serta memenuhi kebutuhan praktis. Mengarahkan lembaga pendidikan untuk membentuk gugus profesional sesuai dengan situasi pengorganisasian aparatur pemerintah daerah dua tingkat dan penggabungan unit administratif. Menunjuk seorang ketua gugus profesional, menugaskan seorang spesialis dari Dinas Pendidikan dan Pelatihan untuk bertanggung jawab atas gugus tersebut guna mendukung, memberi saran, dan menyelesaikan kesulitan selama proses implementasi.
Pilih kegiatan gugus yang praktis, hindari formalitas; sekolah-sekolah dalam gugus secara proaktif menyepakati waktu, lokasi dan mengembangkan rencana organisasi yang tepat dan efektif.
Bersikap proaktif dan kreatif dalam memobilisasi dan menggunakan sumber daya secara efektif, secara bertahap meningkatkan kualitas tenaga pengajar, khususnya guru bahasa asing, mengajar mata pelajaran lain dalam bahasa asing, mengajar program pendidikan terpadu, khususnya Bahasa Inggris, dengan tujuan menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua di sekolah.
Menyelenggarakan pelatihan tepat waktu bagi staf pengelola pendidikan tentang pengorganisasian dan pengoperasian aparatur pemerintah daerah dua tingkat, cara menggabungkan batas-batas administratif dan melaksanakan desentralisasi, pendelegasian wewenang, dan pendefinisian wewenang yang jelas dalam pengelolaan pendidikan daerah.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/khong-de-xay-ra-tinh-trang-co-bien-che-ma-khong-thuc-hien-tuyen-dung-post743797.html
Komentar (0)