Khuat Van Khang mencetak gol indah untuk Vietnam U.23 melawan Taiwan U.23
Foto: VFF
U.23 Vietnam ingin menangkan semua babak penyisihan grup
Pelatih Kim Sang-sik mengambil langkah positif, menguji sekaligus memastikan kekuatan serangan tim Vietnam U.23 dengan dua kemenangan 5-0 dan 2-1 melawan tim Taiwan U.23 di Stadion Ba Ria pada 2 dan 4 Juli.
Ini merupakan langkah maju yang baik karena tim sedang menyelesaikan persiapan manusia dan fisik, sebelum bertujuan untuk mengecilnya skuad menjadi 23 nama yang akan resmi mendaftar untuk turnamen Asia Tenggara U-23 2025 mendatang.
Di turnamen yang berlangsung di Indonesia, tim U-23 Vietnam akan tergabung di Grup B bersama dua lawan tetangga, U-23 Laos dan U-23 Kamboja. Hasil ini dinilai menguntungkan bagi pelatih Kim Sang-sik dan timnya untuk "pemanasan" sebelum memasuki babak selanjutnya.
Melihat sejarah konfrontasi, tak heran jika U.23 Laos dan U.23 Kamboja akan bermain dengan pertahanan rapat, memasang "bus tingkat", dan bermain agresif serta agresif untuk memperkecil ketertinggalan.
Fakta bahwa pemain yang sangat dinantikan seperti Quoc Viet, Van Truong, Van Khang... secara bersamaan mencetak gol di lapangan Ba Ria memberikan keyakinan bahwa serangan tim U.23 Vietnam akan segera melepaskan tembakan untuk membawa kemenangan melawan U.23 Laos (19 Juli) dan U.23 Kamboja (22 Juli).
Terhindar dari tuan rumah U.23 Indonesia di babak semifinal
Pelatih Kim Sang-sik dan sasaran timnya adalah memenangkan semua pertandingan untuk merebut posisi puncak di Grup B, melawan dua lawan yang peringkatnya lebih rendah (U.23 Vietnam memiliki keuntungan bermain lebih lambat, sehingga mereka akan melihat dengan jelas gaya bermain U.23 Laos dan U.23 Kamboja saat mereka bertemu pada 16 Juli).
Van Truong bermain bagus dalam 2 pertandingan pemanasan di Stadion Ba Ria.
Foto: VFF
Saat itu, sesuai aturan percabangan babak sistem gugur, Timnas U-23 Vietnam akan memiliki 2 kemungkinan, yakni bertemu dengan tim peringkat pertama Grup C (bersama U-23 Thailand, bersanding dengan U-23 Myanmar, U-23 Timor Leste) atau peringkat kedua Grup A (bersama U-23 Indonesia, U-23 Malaysia, U-23 Filipina, U-23 Brunei).
Jika melihat kekuatan dan keunggulan masing-masing tim secara relatif, kemungkinan besar U.23 Thailand dengan kekuatannya yang lebih unggul akan menduduki peringkat pertama Grup C, sedangkan U.23 Indonesia tentu akan berusaha semaksimal mungkin untuk bersaing memperebutkan posisi puncak Grup A, menggeser U.23 Malaysia ke posisi kedua grup.
Jika berhasil merebut posisi puncak Grup B, pelatih Kim Sang-sik beserta anak asuhnya kemungkinan besar akan terhindar dari prospek harus berhadapan dengan tuan rumah U.23 Indonesia di babak semifinal pada 25 Juli nanti, dengan janji akan menghadapi lawan tersebut di laga final, mengulang final turnamen Asia Tenggara U.23 tahun 2023.
Di lapangan netral, Timnas U-23 Vietnam akan fokus meraih kemenangan tanpa peduli lawannya adalah U-23 Thailand atau U-23 Malaysia, sebelum mengerahkan segenap tenaga untuk melawan tim tuan rumah U-23 Indonesia pada laga final yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli mendatang, di "fire pan" Gelora Bung Karno yang berkapasitas lebih dari 80.000 penonton yang bergairah.
Turnamen dengan U.23 Vietnam disiarkan diFPT Play.
Source: https://thanhnien.vn/lich-thi-dau-giai-u23-dong-nam-a-2025-u23-viet-nam-san-sang-khai-hoa-xem-tren-kenh-nao-185250705001655978.htm
Komentar (0)