Ibu Chia, yang lahir di Singapura tetapi tinggal di AS, memicu reaksi keras di Malaysia dan Singapura setelah video penampilannya di klub komedi di New York, di mana ia bercanda tentang MH370, menjadi viral di media sosial.
Dalam penampilannya, Ibu Chia mengatakan bahwa warga Malaysia tidak bisa datang ke Singapura karena "pesawat mereka tidak bisa terbang". Ia kemudian mengklarifikasi bahwa kata-kata tersebut merujuk pada pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang pada tahun 2014 dan hingga kini belum ditemukan, menurut South China Morning Post .
"Apa? Bukankah pesawat Malaysia Airlines yang hilang itu lucu?" tanya Ibu Chia, yang berprofesi sebagai pengacara, setelah menerima beragam reaksi dari hadirin. Ia melanjutkan: "Lelucon seperti ini sangat keren di Singapura."
Komedian tunggal Jocelyn Chia
Di tengah kontroversi tersebut, Kepala Kepolisian Malaysia, Acryl Sani Abdullah Sani, berjanji pada 13 Juni untuk mengajukan petisi kepada Interpol guna membantu penyelidikan negara terhadap Chia. Ia mengatakan bahwa aktris tersebut sedang diselidiki berdasarkan hukum pidana dan hukum media Malaysia.
"Selain itu, polisi juga merekam ucapan tersangka dalam sebuah video," kata Acryl seperti dikutip kantor berita negara Bernama.
Menurut Bernama, polisi telah meminta Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) untuk mengajukan kasus terhadap Chia untuk membantu mereka menyelidiki akun media sosialnya.
Penerbangan Malaysia Airlines MH370 menghilang pada Maret 2014 dalam perjalanan dari Kuala Lumpur, Malaysia, ke Beijing, Tiongkok. Keberadaan pesawat beserta 239 penumpang dan awaknya masih menjadi misteri, meskipun upaya pencarian internasional telah dilakukan.
Lelucon Ibu Chia telah memicu reaksi marah dari kedua belah pihak di perbatasan Malaysia-Singapura.
Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengatakan ia "terkejut" oleh insiden tersebut dan meminta maaf kepada warga Malaysia atas perilaku ofensif tersebut. Menteri Luar Negeri Malaysia Zambry Abd Kadir mengatakan kinerja Chia menunjukkan kurangnya kepekaan dan empati terhadap warga Malaysia dan para korban penerbangan MH370 serta orang-orang yang mereka cintai.
Dalam wawancara dengan CNN, Chia mengatakan dia telah tampil "lebih dari 100 kali" selama satu setengah tahun terakhir tanpa masalah apa pun, tetapi mengakui bahwa video tersebut kurang konteks yang diperlukan ketika dipersingkat untuk diunggah di media sosial.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)