Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Sebuah perusahaan harus membayar ganti rugi sebesar 12 juta VND karena menebang pohon tanpa memberi tahu pemilik rumah.

VietNamNetVietNamNet29/11/2023

[iklan_1]

Pada tanggal 29 November, polisi distrik Hoa Khanh Nam (distrik Lien Chieu, kota Da Nang ) mengundang pemilik pohon rosewood dan perwakilan kelompok orang yang menebang pohon di rumah nomor 56 jalan Nguyen Khac Nhu untuk bekerja.

Sebelumnya, Kepolisian Distrik Hoa Khanh Nam menerima pengaduan dari pemilik rumah di 56 Nguyen Khac Nhu tentang pohon rosewood yang ditanam di depan rumahnya yang ditebang oleh sekelompok orang asing tanpa pemberitahuan.

Menurut pemilik rumah, pohon sonokeling tersebut dibeli seharga 5 juta VND dan ditanam pada tahun 2015. Pada sore hari tanggal 27 November, keluarga tersebut tidak diberi tahu tentang penebangan pohon tersebut. Sekembalinya dari berolahraga, mereka mendapati pohon tersebut telah ditebang.

Melalui peninjauan, Kepolisian Daerah menetapkan bahwa pada tanggal 27 November, sejumlah pekerja Perusahaan Terbatas Phuoc Ly Xanh melaksanakan tugas mereka sesuai dengan kontrak.

W-z4927181382496-37d864c7eef00e7826ca9cab45e8e730-1.jpg
Pohon rosewood ditebang oleh sekelompok pekerja.

Para pekerja tersebut tiba di rumah nomor di atas dan mendapati pohon rosewood tersebut menunjukkan tanda-tanda mengering dan menggugurkan daunnya. Mereka pun mengambil foto dan mengirimkannya kepada direktur perusahaan. Setelah itu, direktur setuju untuk menggergaji pohon tersebut dan mengangkut batangnya ke komune Hoa Tien (distrik Hoa Vang).

Ketika direktur perusahaan mengetahui bahwa kelompok pekerja tersebut tidak bekerja sama dengan kelompok lingkungan atau pemilik rumah sebelum menebang pohon, pada sore hari tanggal 28 November, ia menghubungi pemilik rumah untuk mencabut pohon tersebut dan menanam pohon pengganti.

Di kantor polisi wilayah, perusahaan menemukan bahwa penggergajian dan penebangan pohon di depan nomor rumah tersebut di atas tidak sesuai dengan prosedur.

Kedua belah pihak sepakat untuk menangani konsekuensinya dengan meminta perusahaan menanam pohon lain sebagai pengganti dan memberi kompensasi kepada pemilik rumah sebesar 12 juta VND.

Pemimpin Perusahaan Terbatas Phuoc Ly Xanh mengakui kesalahannya karena tidak memberi tahu pemilik rumah tentang penebangan pohon.

"Dalam kasus ini, jika pemilik rumah tidak ada di rumah, para pekerja bisa saja berhenti. Namun, karena mereka sedang dalam jadwal pemangkasan pohon untuk mencegah badai dan menebang pohon yang sakit, para pekerja bergegas menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal, yang menyebabkan insiden tak terduga tersebut," jelas pimpinan perusahaan tersebut.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk