Paket bantuan baru AS untuk Ukraina mencakup sistem HIMARS.
Kyiv Independent pada tanggal 21 November mengutip Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin yang mengumumkan bantuan keamanan tambahan sebesar $100 juta ketika ia mengunjungi Ukraina, sementara juga menjanjikan dukungan jangka panjang untuk Kyiv.
Secara khusus, paket bantuan baru tersebut mencakup rudal pertahanan udara Stinger, sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS) dengan amunisi, peluru artileri 155 mm dan 105 mm, rudal anti-tank Javelin dan AT-4, serta lebih dari 3 juta butir amunisi senjata ringan.
Paket tersebut juga mencakup pakaian hangat, suku cadang, dan amunisi penangkal rintangan. Paket terbaru ini menggunakan bantuan yang sebelumnya telah disahkan untuk Ukraina, yang merupakan sisa dari tahun fiskal sebelumnya, ungkap Departemen Pertahanan .
Titik Bentrokan: Penembak Jitu Ukraina Pecahkan Rekor; Israel 'Memata-matai' Terowongan Hamas
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengucapkan terima kasih atas paket bantuan tersebut dan mengatakan negaranya membutuhkan lebih banyak peluru artileri. Ia dan Menteri Austin bertemu selama beberapa jam, dan Austin meyakinkannya bahwa dukungan AS tidak akan berakhir.
"Pesan yang saya sampaikan kepada Anda hari ini adalah bahwa Amerika bersama Anda. Kami akan bersama Anda untuk jangka panjang. Apa yang terjadi di Ukraina bukan hanya masalah Ukraina, melainkan masalah dunia . Hal ini tentu penting bagi Amerika," kata Bapak Austin.
Minggu ini, Menteri Austin dijadwalkan menjadi tuan rumah pertemuan virtual Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina, yang dikenal sebagai pertemuan puncak Ramstein, untuk mengoordinasikan bantuan militer tambahan ke Ukraina.
Menanggapi paket bantuan baru AS, kantor berita TASS pada 21 November mengutip Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov yang mengatakan bahwa ini adalah "obat penenang" bagi Kyiv "yang berada di ambang kehancuran total".
"Penting bagi Barat untuk menyadari bahwa Rusia, yang berjuang demi kepentingan dan keamanan nasionalnya, tidak dapat dikalahkan di medan perang," tulisnya di akun Telegram kedutaan.
Dalam perkembangan lainnya, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius tiba di Kyiv pada tanggal 21 November dalam kunjungan mendadak untuk menegaskan kembali dukungan Berlin terhadap Kyiv.
Perwira Ukraina mengatakan amunisi cluster AS 'tidak menyenangkan Rusia'
Kantor berita AFP melaporkan bahwa Pistorius tiba dengan kereta api dan diperkirakan akan bertemu dengan mitranya dari Ukraina dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Ini adalah kunjungan kedua Pistorius ke Kyiv sejak menjabat awal tahun ini. Selain pertemuan tersebut, beliau diperkirakan akan menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Lapangan Maidai dan mengunjungi pusat pelatihan militer.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)