Angkatan udara Ukraina menghancurkan 18 dari 29 rudal yang diluncurkan oleh Rusia dan 25 dari 28 pesawat tak berawak penyerang, kata angkatan udara Ukraina melalui aplikasi pesan Telegram.
Rusia terus-menerus meluncurkan rudal dan UAV ke Kiev dalam beberapa hari terakhir sebagai respons atas serangan Ukraina pada hari pemilihan Rusia. Foto: TASS
Serhiy Popko, kepala administrasi militer Kiev, mengatakan di Telegram bahwa beberapa ledakan mengguncang Kiev pada Minggu pagi, dengan pertahanan udara Ukraina menghancurkan sekitar selusin rudal yang diluncurkan oleh Rusia ke ibu kota dan sekitarnya.
Rusia telah menyerang Ukraina selama beberapa hari dalam serangan yang digambarkan Moskow sebagai pembalasan atas campur tangan Ukraina dalam pemilihan presiden negara itu baru-baru ini.
"Selasa pagi, seluruh Ukraina dalam status siaga udara dan disarankan untuk mencari perlindungan," tulis Duta Besar AS Bridget Brink di X pada Minggu pagi.
Angkatan Bersenjata Polandia mengatakan salah satu rudal jelajah Rusia yang diluncurkan ke wilayah Lviv di Ukraina barat melanggar wilayah udara Polandia.
"Objek tersebut memasuki wilayah udara Polandia di dekat kota Oserdow (Provinsi Lublin) dan berada di sana selama 39 detik," kata angkatan bersenjata di X. "Selama penerbangan, objek tersebut diamati oleh sistem radar militer."
Angkatan bersenjata sebelumnya mengatakan pesawat Polandia dan sekutu telah diaktifkan untuk memastikan keamanan wilayah udara Polandia.
Ledakan roket terlihat di langit Kiev, Ukraina pada 24 Maret 2024. Foto: Reuters
Wali Kota Lviv Andriy Sadovyi mengatakan di Telegram bahwa tidak ada serangan di pusat kota, tetapi sekitar 20 rudal dan tujuh pesawat nirawak serang telah diluncurkan ke wilayah Lviv yang lebih luas, yang menargetkan "infrastruktur penting".
Sementara itu di garis depan konflik, pasukan pertahanan udara Rusia mengatakan mereka menembak jatuh 29 rudal HIMARS dan Vampire Ukraina dan menghancurkan 171 pesawat tak berawak Ukraina selama sehari terakhir.
"Pasukan pertahanan udara menghancurkan 171 pesawat nirawak Ukraina dan menembak jatuh 29 rudal peluncur HIMARS buatan AS dan peluncur Vampire buatan Ceko selama sehari terakhir," kata pernyataan itu.
Huy Hoang (menurut TASS, Reuters)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)