| Peneliti Tran Dinh Son memperkenalkan artefak yang terbuat dari giok dan gading. |
Semua karya agung yang dibuat dengan sangat indah dari Vietnam dan negara-negara lain di kawasan budaya Asia Timur ini telah dikumpulkan dengan susah payah selama beberapa dekade terakhir oleh pemilik dan peneliti museum, Tran Dinh Son.
Di dalam ruang museum yang sederhana, lebih dari 100 artefak, mulai dari giok hingga gading, telah dipajang secara sistematis dan ilmiah oleh pemiliknya, membawa pengunjung dalam perjalanan sejarah melalui benda-benda ini.
Bagi banyak orang, giok dan gading sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sejak zaman kuno hingga saat ini. Namun, artefak yang terbuat dari bahan-bahan ini tidak selalu mudah ditemukan, karena warisan ini sebagian besar dikaitkan dengan kehidupan orang kaya atau digunakan dalam ritual spiritual seperti patung dan benda-benda suci.
Benda-benda ini bisa berupa patung Buddha, tempat pena, kotak pena, pembakar dupa, vas, nampan, stempel, tasbih, dan lain-lain, yang berasal dari Jepang, Cina, Vietnam, Thailand, dan India , dari awal abad ke-17 hingga awal abad ke-20. Semuanya diukir dengan sangat indah dalam bentuk relief dan timbul. Setiap artefak dikaitkan dengan sebuah cerita, anekdot, dan mencerminkan keterampilan pengrajin atau pemiliknya.
| Artefak gading ini berasal dari Jepang. |
Bapak Tran Phong (Kota Hue), seorang penggemar barang antik, mengatakan bahwa ia "terkagum-kagum" ketika pertama kali melihat koleksi besar artefak yang terbuat dari giok dan gading, terutama yang terbuat dari gading. Ia hanya mengagumi artefak Vietnam dan jarang membandingkannya sampai ia melihat artefak dari Jepang, Cina, dan India diletakkan berdampingan. "Keahlian orang-orang zaman dahulu sangat luar biasa. Terutama artefak dari Jepang, tidak hanya indah tetapi juga beragam dalam hal tema," ujar Bapak Phong.
Di antara banyak artefak yang dipamerkan oleh Bapak Son kali ini, para pengunjung sangat terkesan dengan patung Buddha dari gading yang berasal dari Jepang. Meskipun ukurannya sederhana, patung tersebut menunjukkan keahlian dan keterampilan luar biasa dari para perajin Jepang kuno. Selain alasnya yang diukir dengan rumit dengan motif naga, bagian tengah patung tersebut mungkin merupakan puncak dari seni, menampilkan figur Buddha yang cekung dan menonjol di dalamnya, bersama dengan sistem dua pintu yang dapat dibuka dan banyak detail terkait lainnya.
Peneliti Tran Dinh Son menyebutnya sebagai mahakarya ketika merujuk pada patung Buddha yang beruntung dimilikinya. Sekilas pandang pada karya tersebut dengan jelas mengungkapkan tingkat keahlian tinggi para perajin Jepang dalam menciptakan artefak dari gading. Menurut Bapak Son, patung ini awalnya dibuat untuk melayani para pedagang dalam perjalanan perdagangan jarak jauh; bila diperlukan, mereka akan "mengeluarkan" patung Buddha ini untuk beribadah, sebuah tindakan yang praktis namun sangat khidmat.
Di antara lebih dari 100 artefak tersebut, Bapak Son juga membandingkan berbagai hobi dari masing-masing negara. Beliau memberikan contoh bahwa sementara Vietnam dan Tiongkok hanya mengukir patung dewa dan Buddha, patung-patung Jepang, di sisi lain, memiliki variasi subjek yang jauh lebih luas, seperti patung penggembala sapi, penebang kayu, penyapu jalan, dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, melalui pameran ini, selain memperkenalkan kepada publik nilai historis, artistik, dan spiritual dari karya-karya tersebut serta ciri khas unik dari patung giok dan gading, pameran ini juga menjadi kesempatan bagi para pengunjung untuk membandingkan seni dan cara mengapresiasi giok dan gading di berbagai negara, menyoroti persamaan dan perbedaannya.
"Saya berharap pameran ini akan membantu pengunjung mengakses artefak dan barang antik yang berharga, menyoroti kekayaan warisan budaya bangsa kita dan negara lain. Dari situ, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran yang lebih baik tentang perlindungan dan promosi nilai warisan budaya," ujar peneliti Tran Dinh Son.
Sumber: https://huengaynay.vn/van-hoa-nghe-thuat/ngoc-nga-ke-chuyen-thu-choi-xua-158128.html






