Saat ini, di Binh Thuan, terdapat dua jenis buah naga yang populer: buah naga berdaging putih dan buah naga berdaging merah. Di antara keduanya, buah naga berdaging putih lebih melimpah. Musim panen berlangsung dari Oktober hingga Maret tahun berikutnya.
Selama musim sepi ini, tukang kebun menerapkan teknik pencahayaan dan perawatan agar buah naga berbuah sesuai keinginan.
Layaknya kebun buah naga merah milik Ibu Be yang luasnya lebih dari 10 hektar di Kelurahan Hong Son, Kecamatan Ham Thuan Bac, Provinsi Binh Thuan, kebun ini terbagi menjadi beberapa area. Saat ini, buah naga tersebut sebagian besar berbuah hijau dan dirawat dengan benar.
Dalam beberapa bulan terakhir, cuaca di Binh Thuan panas dan cerah, disertai hujan dan badai yang tidak menentu, yang telah memengaruhi perawatan buah naga.
Oleh karena itu, diperlukan kemampuan dan pengalaman dari pengelola perkebunan buah naga dalam hal teknik pencahayaan, penataan buah, dan sebagainya. Bapak Nguyen Minh Quoc, pengelola perkebunan buah naga ini sekaligus orang yang ahli dalam teknik budidaya buah naga, menuturkan bahwa cuaca di wilayahnya panas dan terik matahari, sehingga membutuhkan air yang banyak untuk mengairi pohon buah naga. Teknik pencahayaan untuk buah naga daging merah sama dengan teknik pencahayaan untuk buah naga daging putih.
“Musim ini hujan, berangin, cerah, dan ada tokek yang berbahaya bagi buah, jadi saya harus memeriksa kebun secara teratur untuk menemukan solusinya,” tambah Bapak Quoc.
Biasanya, di luar musim, buah naga dijual dengan harga lebih tinggi daripada di musimnya karena jumlahnya lebih sedikit. Oleh karena itu, para petani buah naga di Binh Thuan berharap harga buah naga akan sama dengan harga saat panen.
Bình Thành dikenal sebagai salah satu daerah penghasil buah naga terbesar di Vietnam, dengan luas hampir 30.000 hektar. Selain konsumsi domestik, buah naga Bình Thành juga diekspor secara resmi dan lintas batas ke berbagai negara.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)