Kekurangan obat-obatan dan perlengkapan medis di rumah sakit umum masih menjadi masalah utama, yang berdampak serius pada proses perawatan dan kesehatan pasien, terutama mereka yang menderita penyakit kronis.
Kekurangan obat-obatan dan perlengkapan medis di rumah sakit umum masih menjadi masalah utama, yang berdampak serius pada proses perawatan dan kesehatan pasien, terutama mereka yang menderita penyakit kronis.
Kekurangan obat-obatan dan perlengkapan medis tidak hanya menyebabkan pasien mengalami gangguan dalam pengobatan mereka, tetapi juga menciptakan beban keuangan, karena pasien harus membayar obat-obatan yang seharusnya ditanggung oleh asuransi kesehatan mereka.
Bagi pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes, insufisiensi adrenal, kanker, penyakit kardiovaskular, dll., penggunaan obat secara berkelanjutan merupakan prasyarat untuk menjaga kesehatan. Namun, karena kekurangan obat di beberapa rumah sakit, banyak pasien harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan, membeli obat sendiri, dan bahkan membayar penuh biayanya, alih-alih ditanggung oleh asuransi kesehatan.
- Menteri Kesehatan Dao Hong Lan
Di Rumah Sakit Endokrinologi Pusat dan Rumah Sakit Persahabatan Viet Duc, menurut masukan pasien, masih terjadi kekurangan obat-obatan dan perlengkapan, yang sangat memengaruhi proses perawatan pasien.
Berbicara kepada wartawan tentang penyebab kelangkaan obat, Bapak Nguyen Tuong Son, Direktur Departemen Perencanaan dan Keuangan (Kementerian Kesehatan), mengakui bahwa kelangkaan obat dan perbekalan medis terjadi di banyak rumah sakit umum, meskipun ini merupakan kelangkaan lokal. Salah satu alasan utamanya adalah perubahan Undang-Undang Lelang, yang berlaku mulai 1 Januari 2024, dengan banyak poin baru yang belum dipahami dan diterapkan oleh fasilitas medis dalam pengadaan dan lelang. Beberapa rumah sakit menghadapi situasi di mana tidak ada kontraktor yang berpartisipasi dalam lelang, sementara harga pasar berfluktuasi, sehingga mereka tidak dapat membeli tepat waktu.
Untuk mengatasi kelangkaan obat dan perbekalan kesehatan, Kementerian Kesehatan telah menerapkan berbagai langkah. Menteri Kesehatan Dao Hong Lan mengatakan bahwa Kementerian telah berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk mendorong Pemerintah agar merevisi dan menerbitkan berbagai keputusan dan surat edaran, sehingga dapat mengatasi kesulitan dalam pengadaan dan lelang obat dan perbekalan kesehatan. Perubahan ini membantu rumah sakit memastikan kecukupan pasokan obat dan perbekalan kesehatan dasar bagi masyarakat.
Selain itu, Kementerian Kesehatan telah menyebarluaskan peraturan baru tentang lelang dan mengembangkan buku panduan untuk rumah sakit, yang diharapkan akan diterbitkan pada awal tahun 2025. "Meskipun banyak kesulitan dalam lelang, Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk terus mendukung fasilitas medis, membantu mereka mengatasi kekurangan obat dan perlengkapan," tegas Menteri Dao Hong Lan.
Khususnya, berdasarkan surat edaran baru tentang pembayaran biaya obat-obatan dan alat kesehatan, Kementerian Kesehatan telah menetapkan mekanisme yang memungkinkan pemindahan obat-obatan dan perbekalan kesehatan antar fasilitas medis. Hal ini membantu memastikan bahwa ketika rumah sakit kekurangan obat, rumah sakit dapat memindahkan obat-obatan dari rumah sakit lain dan asuransi kesehatan akan menanggung biayanya.
Dengan asuransi kesehatan, pasien berhak menerima layanan medis lengkap tanpa harus membayar ekstra. Namun, ketika rumah sakit kehabisan obat, pasien harus menanggung sendiri biaya pengobatannya, yang mengakibatkan beban keuangan yang tidak perlu.
Kementerian Kesehatan berjanji untuk terus meninjau dan menyelesaikan masalah kekurangan obat di rumah sakit. Menteri Dao Hong Lan menegaskan bahwa Kementerian akan mewajibkan rumah sakit untuk melaporkan kekurangan obat dan pasokan medis, serta akan mengambil langkah-langkah tepat waktu untuk mencegah masyarakat menderita akibat kekurangan obat.
Kelangkaan obat dan perbekalan kesehatan di rumah sakit tidak hanya menyebabkan kesulitan dalam perawatan, tetapi juga berdampak serius pada hak dan kesehatan pasien. Meskipun Kementerian Kesehatan sedang mengambil langkah-langkah khusus untuk mengatasi situasi ini, penting bagi fasilitas medis untuk memahami dan menerapkan peraturan baru tentang penawaran dan pembelian obat dan perbekalan kesehatan dengan benar. Semoga, dalam waktu dekat, pasien tidak lagi harus menghadapi kelangkaan obat dan dapat merasa tenang dalam menjalani perawatan tanpa khawatir akan masalah keuangan.
[iklan_2]
Sumber: https://baodautu.vn/nhieu-benh-vien-cong-lap-van-thieu-thuoc-vat-tu-y-te-d240074.html
Komentar (0)