Harga emas dunia anjlok tajam tadi malam akibat maraknya aksi ambil untung oleh para investor menjelang pekan yang padat dengan rilis laporan perekonomian AS.
Indeks saham AS anjlok tajam pada siang hari. Data ekonomi AS yang perlu diperhatikan minggu ini adalah laporan ketenagakerjaan bulanan Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat pagi.
Meskipun harga emas turun, momentum pembelian yang kuat dari bank sentral mendukung harga emas dalam jangka menengah dan panjang.
Dalam laporan terbaru dari World Gold Council (WGC), analis senior WGC Krishan Gopaul mencatat bahwa bank sentral terus mengakumulasi emas dalam beberapa bulan terakhir.
Meskipun kenaikan harga emas dapat memengaruhi permintaan bank sentral tahun ini, tren jangka panjang pembelian bersih pemerintah tetap terjaga, ujar Gopaul. "Meskipun permintaan secara keseluruhan dilaporkan telah mereda seiring harga emas mencapai rekor tertinggi, hasilnya tetap positif," ujarnya.
Pembelian emas oleh bank sentral meningkat dua kali lipat pada bulan Juli, kata pakar tersebut. Bank-bank sentral global menambahkan 37 ton bersih ke cadangan resmi mereka, meningkat 206%.
“Secara total, tujuh bank sentral menambahkan emas (satu ton atau lebih) ke cadangan mereka pada bulan Juli, sementara hanya satu bank sentral yang mengurangi kepemilikan emasnya,” tulis Krishan Gopaul.
Bank Nasional Polandia (NBP) menjadi pembeli terbesar pada bulan Juli, dengan tambahan 14 ton, peningkatan terbesar sejak November 2023. "Pembelian ini menambah kepemilikan emas mereka menjadi 392 ton. Polandia telah membeli emas secara besar-besaran sejak April, dengan akumulasi 33 ton dalam empat bulan terakhir," ujar Gopaul.
Bank Sentral Uzbekistan berada di posisi kedua bulan ini, membeli 10 ton emas sehingga total kepemilikannya menjadi 375 ton. "Pembelian emas pada bulan Juli mengubah Bank Sentral Uzbekistan dari penjual bersih menjadi pembeli bersih setiap tahunnya," ujarnya.
Bank Sentral India meningkatkan cadangan emasnya sebanyak 5 ton pada bulan Juli, sehingga pembelian bersih mencapai 43 ton pada tahun 2024 dan menjadikan total cadangan mencapai 846 ton.
Bank Sentral Yordania (CBJ) membeli emas bersih sebanyak 4 ton pada bulan Juli, serupa dengan Bank Sentral Turki yang kini telah menandai 14 bulan pembelian bersih berturut-turut.
Bank Sentral Qatar dan Bank Nasional Ceko sama-sama meningkatkan cadangan emas mereka sebesar 2 ton. "Bank Nasional Ceko kini telah meningkatkan cadangan emasnya selama 17 bulan berturut-turut, dengan total pembelian bersih lebih dari 31 ton selama periode tersebut," ujarnya.
Berdasarkan data yang tersedia pada saat publikasi, Bank Sentral Kazakhstan adalah satu-satunya penjual bersih pada bulan Juli. Cadangan emas bank tersebut turun 4 ton, sehingga total cadangannya menjadi 295 ton,” ujar Gopaul.
[iklan_2]
Sumber: https://laodong.vn/tien-te-dau-tu/nhu-cau-tang-cao-gia-vang-nhan-ho-tro-manh-1388942.ldo
Komentar (0)