Dokter Spesialis 2 Nguyen My Bao Anh, Kepala Departemen Pemeriksaan, Rumah Sakit Umum Internasional Nam Sai Gon, mengatakan bahwa dampak badai dan banjir tidak hanya terbatas pada kerusakan material, tetapi juga dapat menyebabkan berbagai dampak kesehatan yang serius bagi manusia. Pencemaran lingkungan, kekurangan air bersih, serta kurangnya higiene dan keamanan pangan pascabanjir merupakan penyebab utama penyakit pencernaan (diare, disentri, demam tifoid, dll.), penyakit pernapasan, infeksi saluran kemih, penyakit kulit, penyakit mata, dan demam berdarah. Selain itu, dalam proses tanggap bencana alam, masyarakat juga rentan terhadap trauma, tenggelam, sengatan listrik, dan kecelakaan lainnya.
Melindungi kesehatan Anda secara proaktif membantu mencegah penyakit menular yang sering terjadi setelah badai dan banjir dengan mengambil langkah-langkah pencegahan berikut:
Infeksi saluran pernapasan
Penyebab : Setelah badai dan banjir, udara lembap dan lingkungan yang tercemar dapat menciptakan kondisi yang memungkinkan bakteri, virus, dan jamur berkembang biak, yang menyebabkan penyakit pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan atas, pneumonia, pilek, dan flu. Yang paling rentan sering kali adalah lansia, anak-anak, dan penderita penyakit pernapasan kronis.
Pencegahan : Jaga kebersihan pribadi dan pastikan lingkungan tempat tinggal Anda kering dan berventilasi baik. Jaga agar hidung dan tenggorokan tetap hangat, bersihkan mulut dengan air garam atau larutan antiseptik. Cuci tangan secara teratur, kenakan masker, tutup mulut saat batuk atau bersin, dan segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami gejala pernapasan yang tidak biasa (demam, batuk, sesak napas, mengi, dll.).
Warga membersihkan lumpur pasca banjir
Infeksi saluran cerna
Penyebab: Air banjir menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi bakteri, virus, dan parasit dari selokan, tinja, dan limbah untuk tumbuh dan menyebar ke lingkungan hidup, sehingga menimbulkan penyakit seperti diare, kolera, disentri, tifus, dan lain-lain.
Pencegahan: Minum air bersih yang sudah direbus dan didinginkan, air kemasan, konsumsi makanan bersih yang telah dimasak hingga matang, dan jaga kerongkongan dengan baik. Cuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air bersih (terutama sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah kontak dengan sampah dan limbah).
Bila ada tanda-tanda penyakit gastrointestinal seperti sakit perut, mual, muntah, diare, demam... Anda perlu segera menemui fasilitas medis.
Infeksi kulit
Penyebab: Air banjir dapat membawa kotoran dan bakteri, menyebabkan infeksi kulit seperti dermatitis, bisul, dan eksim.
Pencegahan: Jaga kebersihan dan kekeringan kulit, hindari kontak langsung dengan air banjir. Jangan kenakan pakaian basah. Hindari bermain air di genangan air.
Orang-orang mengarungi air banjir
Infeksi saluran kemih
Penyebab: Air banjir yang terkontaminasi dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.
Pencegahan: Minum air putih yang cukup (minimal 2 liter per hari), hindari menahan buang air kecil, jaga kebersihan diri, jangan mandi menggunakan air banjir. Segera periksa ke fasilitas kesehatan jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa (demam, nyeri saat buang air kecil, sering buang air kecil, urine keruh, terdapat darah dalam urine, dll.).
Demam berdarah
Penyebab : Air banjir dapat menciptakan kondisi yang mendukung perkembangan nyamuk dan parasit. Lingkungan yang lembap, tercemar, dan air yang tergenang merupakan kondisi yang menguntungkan bagi nyamuk untuk berkembang biak, sehingga demam berdarah sangat mungkin terjadi.
Pencegahan : Gunakan kelambu, obat nyamuk, dan jaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
Saat terkena demam berdarah, penderita perlu beristirahat, memantau suhu tubuh, menurunkan demam dengan parasetamol jika demam di atas 38,5 derajat Celsius, minum cukup air dan elektrolit, serta mengonsumsi makanan lunak dan mudah dicerna. Segera periksa ke fasilitas medis jika mengalami demam tinggi, sakit perut, muntah, kelelahan, pusing, dan pendarahan yang tidak biasa (gusi berdarah, mimisan, feses berdarah, feses hitam, darah dalam urine, pendarahan subkutan, dll.).
Mata merah muda
Penyebab: Mata merah adalah penyakit umum yang menyerang orang dewasa maupun anak-anak. Penyakit ini mudah menyebar menjadi epidemi di tempat-tempat yang kebersihan dan air bersihnya kurang terjamin. Selama musim hujan, cuaca lembap menciptakan kondisi yang memungkinkan bakteri dan virus berkembang biak, ditambah lagi dengan penggunaan sumber air yang terkontaminasi. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa jumlah penderita mata merah meningkat setelah musim hujan.
Pencegahan: Bersihkan mata dengan larutan garam steril. Jangan mencuci muka atau mandi dengan air kotor. Jangan biarkan anak-anak mandi atau bermain dengan air kotor, jangan meletakkan tangan di wajah, terutama mata, hidung, dan mulut.
Cedera akibat jatuh
Pertimbangkan untuk menggunakan tongkat jalan sebagai penyangga saat bergerak. Permukaan berlumpur bisa sangat licin dan dapat menyebabkan jatuh, yang dapat menyebabkan cedera.
Jika Anda mengalami luka gores, lecet, atau cedera lainnya, cucilah dengan air bersih dan obati di rumah. Segera cari pertolongan medis jika lukanya dalam, merah, atau nyeri.
Catatan untuk mencegah penyakit setelah musim banjir
Dokter Bao Anh merekomendasikan langkah-langkah berikut untuk mencegah penyakit setelah musim badai dan banjir:
- Jaga kebersihan pribadi dan lingkungan, cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air bersih.
- Bersihkan rumah, buang sampah dan barang basah, serta buang air yang tergenang.
- Gunakan air bersih.
- Minumlah hanya air yang telah direbus atau diolah dengan cara yang aman.
- Pastikan keamanan pangan.
- Masak makanan hingga matang dan simpan makanan dengan benar untuk menghindari kontaminasi.
- Pelacakan Kesehatan
- Waspadai gejala-gejala yang tidak biasa seperti demam, diare, batuk, atau kesulitan bernapas. Jika muncul tanda-tanda tersebut, segera pergi ke fasilitas medis untuk pemeriksaan dan perawatan yang tepat waktu.
- Dapatkan vaksinasi. Pastikan Anda memiliki semua vaksin yang diperlukan untuk melindungi Anda dari penyakit menular.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/phong-benh-sau-mua-lu-nhung-benh-truyen-nhiem-va-chan-thuong-thuong-gap-185240914155419482.htm
Komentar (0)