Sehubungan dengan hal tersebut, Bapak Le Van Thanh (yang tinggal di Distrik Nong Cong, Provinsi Thanh Hoa - ayah dari siswi yang dipukuli oleh sekelompok teman) mengonfirmasi bahwa setelah lebih dari sebulan kejadian di mana putrinya dipukuli oleh sekelompok teman, kesehatannya sedikit membaik, tetapi masih cukup lemah. Saat ini, lehernya masih harus diperbaiki dan belum bisa berjalan. Terlebih lagi, ia masih sering muntah saat makan dan minum.
Bapak Le Van Thanh berharap agar pihak berwajib dan kepolisian segera mengklarifikasi kejadian tersebut dan mengambil tindakan tegas terhadap kelompok pelajar yang turut serta dalam pemukulan putrinya.
Siswa perempuan kelas 11 dipukuli dan mengalami patah tulang leher dan masih menjalani perawatan
Bapak Dang Van Hung, Kepala Sekolah Menengah Atas Nong Cong 2 (Distrik Nong Cong, Provinsi Thanh Hoa) mengatakan bahwa pihak sekolah masih menunggu kesimpulan dari pihak kepolisian, kemudian akan mengadakan pertemuan dan memutuskan tindakan selanjutnya untuk menangani para siswa yang terlibat dalam insiden tersebut.
Terkait masalah ini, Kepolisian Distrik Nong Cong (Thanh Hoa) mengonfirmasi bahwa kasus tersebut masih dalam tahap verifikasi dan penyelidikan, serta belum ada kesimpulan.
Sebelumnya, pada tanggal 4 Oktober, seorang siswi kelas 10A6, SMA Nong Cong 2 (Kabupaten Nong Cong, Provinsi Thanh Hoa) sedang berjalan pulang dari sekolah ketika ia melihat seorang siswi kelas 10A5 berjalan di belakangnya sambil mengobrol dan tertawa bersama teman lainnya. Siswi kelas 10A6 tersebut mengira temannya sedang menjelek-jelekkan dirinya, sehingga terjadilah pertengkaran.
Pada sore hari tanggal 5 Oktober, sepulang sekolah, kedua siswi tersebut terus bertengkar dan berkelahi. Setelah itu, petugas keamanan sekolah melerai perkelahian tersebut dan para siswi pun bubar. Namun, setibanya di Kelurahan Tan Phuc, Distrik Nong Cong, kedua siswi tersebut terus bertengkar, yang berujung pada perkelahian.
Akibatnya, seorang siswi kelas 11 (ketika ia turun tangan untuk menghentikan sekelompok temannya yang berkelahi) dipukuli dan terluka parah, dan harus dipindahkan ke Rumah Sakit Viet Duc untuk perawatan.
Setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Viet Duc, siswi tersebut dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Hop Luc (di Thanh Hoa) untuk pemantauan dan terapi fisik lebih lanjut. Setelah lebih dari sebulan, kondisi siswi tersebut belum pulih sepenuhnya untuk kembali bersekolah.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/nu-sinh-bi-danh-hoi-dong-gay-dot-song-co-vi-can-ban-cai-nhau-thong-tin-moi-nhat-ar906834.html
Komentar (0)