Anggota Kongres Kevin McCarthy telah membuka kemungkinan untuk kembali ke kursi Ketua DPR jika didukung, hanya seminggu setelah ia digulingkan.
Kevin McCarthy, yang digulingkan sebagai Ketua DPR pekan lalu, mengatakan pada 9 Oktober bahwa ia siap kembali menjabat jika mendapat dukungan yang cukup dari Partai Republik. "Saya akan melakukan apa pun yang diminta Partai Republik. Kita harus kuat dan bersatu," ujarnya.
Partai Republik yang menguasai DPR AS menghadapi tekanan untuk memilih ketua DPR setelah Israel menyatakan perang terhadap kelompok militan Hamas yang menguasai Jalur Gaza. Bantuan Washington untuk Tel Aviv tidak akan disetujui sampai DPR AS memiliki pemimpin baru.
Anggota Kongres Kevin McCarthy berbicara kepada wartawan di Washington pada 3 Oktober. Foto: Reuters
Anggota DPR Steve Scalise, anggota Partai Republik nomor 2 di DPR, dan pemimpin konservatif Jim Jordan sedang berkampanye untuk menggantikan McCarthy. Namun, keduanya belum mendapatkan dukungan yang cukup untuk menjadi ketua DPR berikutnya.
Kevin McCarthy dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPR setelah pemungutan suara pada 3 Oktober, ketika delapan anggota Partai Republik sayap kanan bergabung dengan seluruh anggota Partai Demokrat dalam menentangnya. Anggota Kongres Patrick McHenry diangkat sebagai pemimpin sementara DPR sementara Partai Republik mencari penggantinya.
Partai Republik berencana bertemu pada tanggal 10 Oktober untuk memilih pengganti Senator McCarthy, dengan pemungutan suara diperkirakan akan dilakukan pada tanggal 11 Oktober.
Ketua DPR adalah posisi yang sangat kuat yang dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan agenda Presiden AS, serta menjaga efektivitas operasional badan legislatif. Kursi ini dalam sejarah AS selalu dipegang oleh partai mayoritas di DPR.
Pemimpin DPR menafsirkan tindakan legislatif untuk para pejabat dan publik Amerika, serta mengawasi kerja komite-komite. Mereka mengelola DPR, mengarahkan debat dengan cara yang mengutamakan prioritas partai mereka. Ketua DPR mengawasi segala hal, mulai dari audit, pengadaan, hingga kepegawaian di dalam lembaga.
Dua ketua DPR terakhir juga telah membuka penyelidikan pemakzulan terhadap presiden AS yang sedang menjabat.
Untuk terpilih sebagai Ketua DPR, seorang kandidat harus mendapatkan dukungan mayoritas anggota DPR. Partai Republik saat ini memegang mayoritas di DPR dengan 221 kursi, sementara Partai Demokrat menguasai 212 kursi.
Vu Anh (Menurut Reuters )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)