Pada tanggal 1 Desember, Presiden terpilih AS Donald Trump bertemu dan makan malam dengan Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Trump International Golf Club di West Palm Beach, Florida (AS).
Foto Tuan Trump dan Nyonya Sara Netanyahu dibagikan oleh wakil direktur komunikasi presiden terpilih Margo Martin di platform sosial X.
Presiden terpilih AS Donald Trump makan malam bersama Nyonya Sara Netanyahu di Florida pada 1 Desember 2024.
Menurut The Times of Israel , Sara Netanyahu telah berada di Miami, Florida, selama beberapa minggu terakhir untuk mengunjungi putranya, Yair Netanyahu. Trump telah lama berupaya membangun hubungan baik dengan keluarga Perdana Menteri Israel Netanyahu. Pada bulan Juli, Perdana Menteri Netanyahu dan istrinya bertemu dengan Trump. Dalam pertemuan itu, Trump bercanda bahwa Sara adalah "senjata rahasianya". "Selama saya memiliki Sara, hanya itu yang penting," kata Trump.
Pertemuan antara Trump dan Sara terjadi di tengah upaya para diplomat untuk mengakhiri konflik Gaza. Para pemimpin Hamas mengadakan pembicaraan dengan pejabat keamanan Mesir pada 1 Desember untuk mengakhiri konflik di Gaza. Kunjungan para pemimpin Hamas ke Kairo ini merupakan yang pertama sejak AS mengumumkan akan menghidupkan kembali upaya kerja sama dengan Qatar, Mesir, dan Turki untuk merundingkan gencatan senjata di Gaza, termasuk kesepakatan penyanderaan.
Penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan ia pikir ada peluang bagus untuk gencatan senjata dan kesepakatan penyanderaan di Gaza.
"Hamas terisolasi. Hizbullah tidak lagi berperang bersama mereka, dan para pendukung mereka di Iran dan di tempat lain sibuk dengan konflik-konflik lain. Jadi, saya pikir kita mungkin punya peluang untuk mencapai kemajuan, tetapi saya tidak bisa memprediksi kapan tepatnya itu akan terjadi, kita sudah begitu dekat berkali-kali dan belum mampu mencapai garis finis," ujar Sullivan kepada CNN pada 1 Desember.
Orang-orang bergerak setelah serangan udara di Nuseirat (Jalur Gaza tengah) pada 1 Desember 2024.
Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar mengatakan pada tanggal 1 Desember bahwa ada beberapa tanda kemajuan dalam perjanjian pertukaran sandera, sambil menegaskan bahwa persyaratan Israel untuk mengakhiri permusuhan tetap tidak berubah.
Pada hari yang sama, Philippe Lazzarini, kepala Badan Pengungsi Palestina Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNRWA), mengumumkan bahwa badan tersebut telah menangguhkan pengiriman bantuan melalui perlintasan penting Kerem Shalom antara Israel dan Gaza karena masalah keamanan. Lazzarini juga memperingatkan bahwa kelaparan meningkat pesat di Gaza.
Menurut Reuters, konflik di Gaza sejak Oktober 2023 telah menyebabkan hampir 44.400 orang tewas, lebih dari 105.000 orang terluka, dan ratusan ribu lainnya hidup dalam kondisi mengerikan.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/ong-trump-an-toi-voi-phu-nhan-thu-tuong-israel-185241202102543283.htm
Komentar (0)