Sekelompok ilmuwan Tiongkok telah berhasil menguraikan mekanisme tahan dingin Syntrichia caninervis - spesies lumut gurun yang dapat bertahan hidup dalam kondisi keras dan bahkan mungkin memainkan peran penting dalam "terraformasi Mars" di masa depan.
Penelitian ini dilakukan oleh Institut Ekologi dan Geografi Xinjiang, di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, dan diterbitkan dalam jurnal Plant, Cell & Environment pada tanggal 7 Februari.
Syntrichia caninervis dikenal karena kemampuannya menahan kekeringan, suhu beku, dan radiasi gamma. Sebelumnya, Syntrichia caninervis terbukti mampu bertahan dalam kondisi simulasi di Mars, meningkatkan harapan untuk penggunaannya dalam misi luar angkasa.
Untuk memahami bagaimana lumut beradaptasi terhadap suhu dingin, tim melakukan pengurutan RNA pada sampel lumut yang terhidrasi dan ditempatkan di lingkungan bersuhu 4 derajat Celcius dan -4 derajat Celcius. Mereka melacak ekspresi gen dari waktu ke waktu untuk mengidentifikasi mekanisme yang merespons stres dingin.
Hasilnya mengungkapkan mekanisme penting seperti metabolisme gula dan energi; metabolisme lipid dan mekanisme antioksidan.
Khususnya, sebagian besar gen yang terlibat dalam fotosintesis lebih aktif saat suhu turun, menunjukkan bahwa lumut dapat menyesuaikan metabolismenya untuk bertahan hidup di lingkungan dingin.
Penemuan paling menonjol dalam studi ini adalah peran kelompok gen A-5 DREB, khususnya ScDREBA5, dengan mekanisme autoregulasi yang 1.000 kali lebih aktif dalam kondisi dingin. Menurut para ilmuwan, hal ini bisa menjadi "kunci" yang membantu lumut ini bertahan hidup dalam kondisi beku.
"Studi ini tidak hanya membantu kita memahami lebih lanjut mekanisme toleransi dingin Syntrichia caninervis, tetapi juga menyediakan data penting untuk mengembangkan varietas tanaman yang mampu bertahan dalam kondisi lingkungan yang keras," ujar Dr. Li Xiaoshuang, penulis utama studi tersebut.
Menurut Thanh Phuong/VNA
[iklan_2]
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/cong-nghe/reu-sa-mac-co-the-mo-duong-cho-su-song-tren-sao-hoa/20250209032354746
Komentar (0)