Bisakah Anda memberi tahu saya biaya apa saja yang harus saya bayar saat mengalihkan kepemilikan sepeda motor tua? Bagaimana prosedur pengalihan kepemilikan sepeda motor? - Pembaca Nhat Tan
1. Biaya apa saja yang harus saya bayar untuk memindahkan kepemilikan sepeda motor tua?
1.1. Biaya pendaftaran
Berdasarkan Pasal 6 Keputusan Presiden Nomor 10/2022/ND-CP, dasar perhitungan biaya pendaftaran adalah harga perhitungan biaya pendaftaran dan tarif pemungutan biaya pendaftaran (%).
Biaya pendaftaran = Harga perhitungan biaya pendaftaran x Tarif pemungutan biaya pendaftaran (%) |
(1) Harga untuk menghitung biaya pendaftaran = Nilai aset baru x Persentase kualitas yang tersisa
Di sana:
- Nilai aset baru ditentukan sesuai dengan petunjuk dalam Klausul 2, Pasal 7, Keputusan 10/2022/ND-CP dan Klausul 2, Pasal 3, Surat Edaran 13/2022/TT-BTC.
Dalam hal mobil atau sepeda motor tidak tercantum dalam Daftar Harga, maka penetapannya didasarkan pada harga perhitungan biaya pendaftaran kendaraan bermotor jenis yang setara dalam Daftar Harga; yang mana jenis kendaraan setara ditetapkan sebagai mobil atau sepeda motor yang sama asalnya, sama merknya, sama volume kerja atau kapasitas mesinnya, sama jumlah orang yang boleh diangkut (termasuk pengemudi) dan jenis kendaraannya mempunyai karakter yang setara dengan jenis kendaraan mobil atau sepeda motor yang telah tercantum dalam Daftar Harga.
Apabila Daftar Harga memuat banyak jenis kendaraan sejenis, otoritas pajak akan menetapkan harga untuk penghitungan biaya registrasi berdasarkan prinsip pengambilan harga biaya registrasi tertinggi. Apabila jenis kendaraan sejenis tidak dapat ditentukan, otoritas pajak akan menggunakan basis data yang tercantum dalam Klausul 2, Pasal 7 Keputusan 10/2022/ND-CP untuk menetapkan harga penghitungan biaya registrasi.
- Rasio kualitas yang tersisa (%) dari properti yang terdaftar ditentukan sebagai berikut:
Waktu yang dihabiskan | Persentase (%) kualitas properti terdaftar yang tersisa |
Aset Baru | 100% |
Dalam 1 tahun | 90% |
Dari 1 sampai 3 tahun | 70% |
Dari 3 sampai 6 tahun | 50% |
Dari 6 sampai 10 tahun | 30% |
Lebih dari 10 tahun | 20% |
Masa manfaat suatu aset dihitung dari tahun pembuatan hingga tahun deklarasi biaya pendaftaran. Jika tahun pembuatan tidak dapat ditentukan, masa manfaat suatu aset dihitung dari tahun aset pertama kali digunakan hingga tahun deklarasi biaya pendaftaran.
(Pasal 3, Pasal 3, Surat Edaran 13/2022/TT-BTC)
(2) Tarif biaya pendaftaran (%)
Sepeda motor yang membayar biaya registrasi untuk kedua kalinya atau lebih akan dikenakan tarif pemungutan sebesar 1%.
Apabila pemilik properti telah melaporkan dan membayar biaya pendaftaran sepeda motor sebesar 2%, kemudian mengalihkannya kepada suatu badan atau individu di wilayah yang ditentukan dalam poin a, ayat 1, Pasal 4 Surat Edaran 13/2022/TT-BTC, biaya pendaftaran akan dibayarkan dengan tarif 5%. Apabila sepeda motor telah membayar biaya pendaftaran sebesar 5%, pengalihan selanjutnya akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar 1%.
Wilayah tempat biaya pendaftaran sebelumnya dideklarasikan dan dibayarkan ditentukan berdasarkan "Tempat tinggal tetap", "Tempat pendaftaran tempat tinggal tetap", atau "Alamat" yang tercantum dalam sertifikat pendaftaran atau pencabutan pendaftaran kendaraan bermotor, plat nomor kendaraan bermotor, dan ditentukan berdasarkan batas wilayah administratif negara bagian pada saat deklarasi biaya pendaftaran.
(Poin b, Klausul 1, Pasal 4, Surat Edaran 13/2022/TT-BTC)
1.2. Biaya penerbitan dan perubahan registrasi dan plat nomor kendaraan
Secara khusus, Pasal 1, Pasal 5 Surat Edaran 60/2023/TT-BTC (berlaku sejak 22 Oktober 2023) mengatur biaya penerbitan dan perubahan STNK dan plat nomor sepeda motor sebagai berikut:
Satuan: VND/waktu/mobil
Nomor TT | Konten pengumpulan biaya | Daerah I | Wilayah II | Wilayah III |
II | Penerbitan dan pertukaran sertifikat registrasi dan plat nomor | |||
1 | Penerbitan dan penukaran surat tanda registrasi dengan plat nomor | |||
B | Sepeda motor | 100.000 | ||
2 | Penerbitan dan penukaran surat tanda registrasi kendaraan bermotor tanpa plat nomor | 50.000 | ||
3 | Penerbitan plat nomor | |||
B | Sepeda motor | 50.000 |
2. Tata Cara Pengalihan Kepemilikan Sepeda Motor Lama
(1) Prosedur penarikan
- Pemilik kendaraan bermotor melakukan pelaporan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan Surat Pencabutan Plat Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) pada portal layanan publik; mencantumkan kode berkas STNK daring; menyampaikan berkas pencabutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 Ayat (1) Surat Edaran Nomor 24/2023/TT-BCA dan mendapatkan jadwal pengembalian hasil STNK sesuai ketentuan;
- Setelah memeriksa keabsahan data kepemilikkan kendaraan bermotor, maka instansi yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kepegawaian menerbitkan surat pencabutan nomor kepegawaian dan pencabutan nomor plat kendaraan bermotor sesuai ketentuan yang berlaku (dilengkapi dengan fotokopi nomor mesin dan nomor rangka serta stempel instansi yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kepegawaian pada fotokopi nomor mesin dan nomor rangka): 01 lembar dikembalikan kepada pemilik kendaraan bermotor; 01 lembar disimpan dalam arsip kepegawaian; apabila surat kepegawaian dan/atau surat kepegawaian hilang, maka dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.
(2) Tata cara pendaftaran, pemindahtanganan dan pemindahtanganan kendaraan bermotor
- Badan usaha dan perseorangan penerima pengalihan hak milik kendaraan bermotor, pemilik kendaraan bermotor (dalam hal terjadi pemindahan pemilik semula): Melampirkan Surat Keterangan Registrasi Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Surat Edaran Nomor 24/2023/TT-BCA; membawa kendaraan bermotor untuk dilakukan pemeriksaan, memberikan kode registrasi kendaraan bermotor daring, dan menyerahkan dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 Ayat 2 Surat Edaran Nomor 24/2023/TT-BCA;
- Setelah dilakukan pengecekan terhadap surat-surat kendaraan, apabila kendaraan tersebut benar-benar masih berlaku, maka instansi yang berwenang dalam hal registrasi kendaraan bermotor akan menerbitkan plat nomor sesuai dengan ketentuan Pasal 2 Pasal 12 Surat Edaran Nomor 24/2023/TT-BCA;
c) Menerima surat penetapan hasil, membayar biaya registrasi kendaraan bermotor, dan menerima plat nomor kendaraan bermotor (dalam hal plat nomor diterbitkan sesuai ketentuan pada butir a angka 2 pasal 12 Surat Edaran 24/2023/TT-BCA); dalam hal pemilik kendaraan bermotor ingin menerima hasil registrasi kendaraan bermotor melalui kantor pos, maka pemilik kendaraan bermotor wajib mendaftarkan diri pada unit kerja kantor pos;
- Menerima surat tanda nomor kendaraan bermotor dan plat nomor kendaraan bermotor (dalam hal penerbitan plat nomor kendaraan bermotor sesuai ketentuan pada poin b ayat 2 pasal 12, Surat Edaran 24/2023/TT-BCA) di kantor pelayanan kendaraan bermotor atau melalui kantor pos.
Dalam hal registrasi kendaraan bermotor dengan pemilik asli, plat nomor identifikasi (plat 5 digit) akan tetap dipertahankan; dalam hal plat nomor lama 3 atau 4 digit, akan diganti dengan plat nomor identifikasi sesuai ketentuan dalam Surat Edaran 24/2023/TT-BCA.
(Pasal 15 Surat Edaran 24/2023/TT-BCA)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)