(Dan Tri) - Setelah lulus dengan gelar master dari Cambridge, seorang gadis Tiongkok membuat heboh opini publik ketika dia melamar pekerjaan di kebun binatang, yang sama sekali tidak berhubungan dengan jurusannya.
Baru-baru ini, Maya (lahir 2000), seorang manajer wanita di Kebun Binatang Shanghai (Tiongkok), menimbulkan kontroversi karena pilihan pekerjaannya.
Pemegang gelar master perempuan ini membersihkan kotoran dan merawat hewan setiap hari (Foto: World Journal).
Maya meraih gelar magister kedokteran hewan dari Universitas Cambridge (Inggris). Alih-alih berdiri di kelas atau melakukan "pekerjaan kantor", ia memilih memberi makan hewan, membersihkan kotorannya, dan menjaga kesehatan mereka setiap hari. Banyak orang menganggap hal ini membuang-buang bakat, tetapi Maya bersikeras bahwa pekerjaan ini membantunya menerapkan ilmunya dalam kehidupan nyata dan mempelajari hal-hal yang tidak diajarkan di sekolah.
Maya sebelumnya belajar di luar negeri di Imperial College London dan Institut Kedokteran Hewan Universitas Cambridge. Setelah lulus, ia kembali ke Tiongkok dan bekerja di Kebun Binatang Shanghai, bertanggung jawab atas bagian herbivora Asia, dengan 64 individu dari 8 spesies.
Maya lulus dengan gelar master dari Universitas Cambridge yang bergengsi (Foto: World Journal).
Maya bekerja 8 jam sehari, membersihkan pameran, memeriksa dan memberi makan hewan, serta mengawasi pengunjung. Meskipun bekerja keras, ia mengaku menemukan kebahagiaan dan menciptakan nilai. Bahkan, Maya turut merancang pameran panda merah pemenang penghargaan internasional tersebut.
Publik semakin terkejut ketika, selain Maya, banyak karyawan di kebun binatang tersebut juga lulusan dari universitas bergengsi seperti Universitas Cornell (AS) atau Universitas Melbourne (Australia). Mereka semua harus berganti pekerjaan dan mendapatkan pengalaman praktis sebelum menduduki posisi yang lebih tinggi.
Maya menganggap pekerjaan ini cocok dan membantunya menerapkan ilmu yang dipelajarinya (Foto: World Journal).
Sebagian mengatakan dia dan rekan-rekannya menyia-nyiakan bakat mereka, sedangkan banyak pula yang mendukungnya dan mengatakan itu adalah pilihan karier.
"Melakukan apa yang kamu sukai lebih penting daripada mengejar ketenaran," komentar seorang netizen.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/thac-sy-cambridge-xin-vao-lam-o-so-thu-gay-xon-xao-20250220185405971.htm
Komentar (0)