Gejala resistensi insulin yang paling umum adalah rasa haus yang ekstrem, merasa lapar setelah setiap makan, sering buang air kecil, kesemutan di tangan dan kaki, peningkatan kelelahan, dan seringnya infeksi, menurut Indian Express (India).
Berjalan kaki dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengontrol kadar gula darah
Berjalan kaki benar-benar membantu: Penelitian telah menunjukkan bahwa gaya hidup yang tidak banyak bergerak dapat berdampak negatif pada kadar insulin, jadi menjadi aktif pasti dapat membuat perbedaan besar, kata Dr. Garima Goyal, ahli gizi India yang terkenal.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Diabetes Science and Technology (USA) menemukan bahwa orang-orang Bagi penderita diabetes, berjalan kaki selama 30 menit sehari, lima hari seminggu selama 12 minggu, meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengendalikan kadar gula darah, kata Dr. Anurag Saxena dari Primus Super Specialty Hospital, New Delhi (India).
Olahraga dapat membantu menurunkan kadar gula darah karena membakar glukosa untuk bahan bakar otot Anda.
Berjalan kaki, terutama jalan cepat, setidaknya 45 menit sehari, lima hari seminggu, mengaktifkan protein dalam tubuh yang meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin dan mengendalikan metabolisme gula, sehingga mengurangi kebutuhan akan obat-obatan, kata Dr. Mukul Gupta dari Rumah Sakit Umum Narayana Jaipur (India).
Mendapatkan tidur yang cukup juga membantu meningkatkan aktivitas insulin dalam tubuh.
Olahraga juga membantu mengurangi lemak tubuh, yang terkait dengan resistensi insulin, tambah Dr. Gupta.
Untuk meningkatkan jumlah langkah harian Anda, cukup kerjakan pekerjaan rumah, berdiri dan berjalan-jalan setiap jam, perbanyak peregangan, bicara sambil berjalan, dan naik tangga.
Hilangkan Lemak Perut: Ini juga merupakan teknik hebat untuk meningkatkan sensitivitas insulin.
Kurangi stres: Aktivitas pereda stres seperti yoga, meditasi, dan tidur yang cukup juga membantu meningkatkan aktivitas insulin dalam tubuh. Ibu Goyal menekankan bahwa peningkatan aktivitas fisik diperlukan untuk mengontrol kadar gula darah, menurut Indian Express.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)