Tanah longsor di Dalat mengubur 2 orang, melukai beberapa lainnya, dan merusak rumah-rumah warga.
Isi telegramnya adalah sebagai berikut:
Dalam beberapa hari terakhir, hujan lebat telah melanda beberapa wilayah di wilayah pegunungan Utara dan Dataran Tinggi Tengah, menyebabkan tanah longsor dan banjir bandang lokal. Pada dini hari tanggal 29 Juni 2023, tanah longsor terjadi di kota Dalat, provinsi Lam Dong , mengubur dua orang, melukai beberapa orang lainnya, dan merusak rumah-rumah penduduk. Perdana Menteri menyampaikan belasungkawa terdalamnya kepada keluarga para korban.
Bahasa Indonesia: Untuk segera mengatasi konsekuensi dari tanah longsor tersebut dan secara proaktif memastikan keselamatan masyarakat dan infrastruktur selama musim banjir, Perdana Menteri meminta para Menteri, Ketua Komite Rakyat provinsi dan kota-kota yang dikelola pusat, Komite Pengarah Nasional untuk Pencegahan dan Pengendalian Bencana Alam dan Komite Nasional untuk Tanggap Insiden, Bencana Alam dan Pencarian dan Penyelamatan untuk fokus pada pengarahan dan pelaksanaan secara proaktif pekerjaan pencegahan, penanggulangan dan mitigasi kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam, termasuk:
1. Ketua Komite Rakyat Provinsi Lam Dong terus mengarahkan penanggulangan segera akibat tanah longsor tersebut di atas; mengatur perawatan bagi para korban luka; mengunjungi, menyemangati dan mendukung keluarga yang terdampak, terutama keluarga korban; memerintahkan otoritas provinsi untuk memeriksa, mengevaluasi dan menentukan penyebab spesifik tanah longsor untuk belajar dari pengalaman dan menghindari tanah longsor serupa, dan menangani secara tegas pelanggaran dalam pengelolaan lahan dan kegiatan konstruksi (jika ada) sesuai dengan ketentuan hukum.
2. Ketua Panitia Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi dan Kota/Kabupaten/Kota di tingkat pusat memerintahkan kepada instansi terkait dan aparat penanggulangan bencana di tingkat akar rumput untuk secara proaktif meninjau, memeriksa, dan segera mendeteksi daerah-daerah yang berpotensi terjadi longsor apabila terjadi hujan lebat yang berkepanjangan, terutama daerah pemukiman, sekolah, kantor pusat instansi, barak, lokasi konstruksi, dan pertambangan, agar secara proaktif melakukan evakuasi, relokasi, dan melakukan perencanaan guna menjamin keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat.
3. Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Kementerian Konstruksi, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Keamanan Publik secara proaktif mengarahkan, mengawasi, dan mendorong pelaksanaan tugas pencegahan dan penanggulangan bencana alam, serta memastikan keselamatan pasukan dan pekerjaan yang berada di bawah tanggung jawab pengelolaannya dan sesuai dengan fungsi pengelolaan negara yang ditugaskan.
4. Panitia Pengarah Nasional Pencegahan dan Pengendalian Bencana Alam melakukan pemantauan ketat terhadap situasi bencana alam, secara proaktif mengarahkan, memeriksa, dan menghimbau kepada daerah untuk melaksanakan upaya pencegahan, penanggulangan, penanggulangan akibat, dan pembatasan kerusakan akibat bencana alam.
5. Panitia Nasional Penanggulangan Bencana, dan SAR melakukan pemantauan ketat terhadap situasi bencana alam dan insiden, secara proaktif mengarahkan dan berkoordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam rangka pelaksanaan tanggap darurat, SAR, dan penyelamatan, serta menjamin ketepatan waktu dan efektivitas.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)