Pada tanggal 18 Februari, Departemen Transportasi Kota Ho Chi Minh mengeluarkan pemberitahuan tentang penerimaan permohonan perpanjangan SIM untuk kelompok subjek tertentu di wilayah tersebut.

z6329173827018_fe06679ee4fba2563abb92c4fbf629d3.jpg
Para ahli dari Departemen Pengujian dan Manajemen Penerbitan SIM, Departemen Perhubungan Kota Ho Chi Minh, memeriksa keabsahan SIM para pemohon perpanjangan. Foto: TK.

Mulai hari ini hingga pemberitahuan lebih lanjut, Departemen hanya akan menerima permohonan perpanjangan atau penerbitan kembali SIM (yang hilang) secara langsung untuk kendaraan bermotor dengan sisa masa berlaku kurang dari 15 hari. Untuk kendaraan bermotor roda dua, prioritas akan diberikan pada penerbitan kembali SIM yang hilang atau rusak hingga tidak dapat digunakan lagi. Permohonan akan diterima langsung setelah masyarakat mendaftar melalui Hotline 1081.

Kementerian Perhubungan merekomendasikan agar masyarakat dapat melakukan prosedur penerbitan dan perpanjangan SIM melalui Portal Layanan Publik Nasional secara daring jika masa berlaku SIM kurang dari 15 hari. Formulir ini berlaku di provinsi dan kota di seluruh Indonesia.

z6329173719686_f44ba16a0da37445dfcf9408663699c0.jpg
Masyarakat menunggu giliran untuk melakukan prosedur di tempat penukaran SIM di 252 Ly Chinh Thang, Distrik 9, Distrik 3. Foto: TK.

Kota Ho Chi Minh saat ini memiliki 3 titik penerbitan dan pembaruan SIM, setiap titik penerbitan dan pembaruan langsung akan menerima dan memproses maksimum 250 aplikasi/hari.

Menurut Kementerian Perhubungan, orang dengan SIM yang masih berlaku masih dapat menggunakannya secara normal. Jika SIM belum kedaluwarsa, tidak perlu beralih ke kelas baru sesuai dengan Undang-Undang tentang Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas Jalan.

Hingga saat ini, Kota Ho Chi Minh masih memiliki sekitar 150.000 SIM; berdasarkan situasi aktual, setiap hari staf bekerja lembur 12 jam untuk mencetak sekitar 4.000 SIM.

Terkait pengalihan tugas dari Dinas Perhubungan ke kepolisian, Dinas Perhubungan Kota menegaskan akan berkoordinasi secara erat agar proses peralihan berjalan lancar, tidak mengganggu proses penerbitan dan perpanjangan SIM, serta menjamin hak-hak masyarakat dan pelaku usaha.

Mengganti SIM di HCMC: Antre di luar, jam 7 pagi antreannya sudah penuh

Mengganti SIM di HCMC: Antre di luar, jam 7 pagi antreannya sudah penuh

Pukul 7 pagi, tempat perpanjangan SIM di Kota Ho Chi Minh sudah memasang tanda yang menyatakan bahwa tempat itu sudah penuh dan tidak lagi menerima permohonan. Di dalam, ratusan orang mengantre, baik di dalam maupun di luar, menunggu giliran.
Kota Ho Chi Minh menghadapi kekurangan serius surat izin mengemudi kosong karena adanya peningkatan sebesar 80% dalam jumlah orang yang datang untuk menukar surat izin mengemudi mereka.

Kota Ho Chi Minh menghadapi kekurangan serius surat izin mengemudi kosong karena adanya peningkatan sebesar 80% dalam jumlah orang yang datang untuk menukar surat izin mengemudi mereka.

Tahun ini, jumlah orang di Kota Ho Chi Minh yang mengganti SIM mereka meningkat hingga 80% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang mengakibatkan kekurangan serius surat izin mengemudi kosong.
Kota Ho Chi Minh akan bekerja lembur, mencetak dan mengembalikan 150.000 SIM yang 'tidak terjual' hingga akhir Maret

Kota Ho Chi Minh akan bekerja lembur, mencetak dan mengembalikan 150.000 SIM yang 'tidak terjual' hingga akhir Maret

Kekurangan surat izin mengemudi dan bahan cetak pada dasarnya telah teratasi, sehingga Kota Ho Chi Minh memfokuskan pada fasilitas dan personel untuk mencetak 150.000 surat izin mengemudi yang "tidak terjual" untuk dikembalikan kepada masyarakat pada Maret mendatang.