Setiap hari Sabtu, Ibu Huong Lan, yang tinggal di Kota Kurume (Prefektur Fukuoka, Jepang), membawa putrinya yang duduk di kelas 5 SD sejauh lebih dari 50 km ke Kota Fukuoka, di mana ia sangat gembira dapat berpartisipasi dalam banyak pengalaman budaya, kuliner , dan kehidupan bersama banyak anak-anak Vietnam, serta berintegrasi dengan anak-anak dari berbagai negara.
"Putri saya sangat tertarik dengan kegiatan memasak dan membuat kue. Kantin anak-anak juga menyediakan kelas-kelas untuk membantu anak-anak mempelajari asal-usul tempat leluhur mereka dilahirkan dan dibesarkan, seperti mempelajari tentang tanggal 2 September, bagaimana Deklarasi Kemerdekaan Vietnam lahir dan di mana dibacakan, berapa banyak provinsi dan kota di Vietnam, berapa banyak kelompok etnis yang ada...", Ibu Lan bercerita kepada Thanh Nien tentang model kegiatan komunitas yang diselenggarakan oleh Asosiasi Warga Internasional Fukuoka (FIRA).
Kelas bahasa Vietnam di FIRA
Ibu Bui Thi Thu Sang (35 tahun), Presiden FIRA, mengatakan bahwa organisasi ini diluncurkan selama program Tet Quy Mao pada 16 Januari 2023 di Kota Fukuoka. "Kebutuhan akan dukungan dalam mendidik anak-anak dari orang tua Vietnam di Jepang semakin meningkat, tetapi kebanyakan dari mereka menyerahkannya kepada orang tua dan beberapa relawan," ujarnya kepada Thanh Nien tentang motivasi pembentukan FIRA.
Tahun lalu, FIRA disponsori oleh Pemerintah Kota Fukuoka dan Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) untuk menyelenggarakan "Kafetaria dan Ruang Anak-Anak Internasional Fukuoka" selama dua akhir pekan. Kegiatan ini menyediakan kegiatan gratis tidak hanya bagi anak-anak Vietnam, tetapi juga anak-anak dari semua negara, serta gratis bagi orang tua yang mendampingi.
Anak-anak mencoba membuat kue bulan di FIRA
"Di sini, kami menyelenggarakan dukungan pekerjaan rumah, pengajaran bahasa (Jepang, Inggris, Vietnam), dan kegiatan pengalaman multikultural untuk anak-anak seperti memasak, membuat kerajinan tangan, menari, dan meneliti berbagai topik...", ujar Ibu Sang, seraya menambahkan: "FIRA mendapat banyak perhatian di Jepang karena merupakan organisasi yang didirikan oleh orang asing untuk orang asing, tetapi juga dapat beroperasi untuk menarik respons, kerja sama, dan dukungan dari banyak individu dan organisasi."
Selama hampir 2 tahun beroperasi, Ruang dan Kantin Anak Internasional Fukuoka telah menyelenggarakan acara bagi banyak anak untuk merasakan kuliner dan budaya Vietnam, serta budaya negara lain sesuai tema. Kantin ini telah memperkenalkan dan menyajikan berbagai hidangan Vietnam seperti nasi bambu, ayam bakar, hidangan khas Hanoi seperti bun cha, che khuc bach atau banh gai, pho Nam Dinh , mi Quang, bubur belut, hidangan festival seperti xoi vo, gio lua, che hoa cau, banh chung, banh khuc, nem bui, banh phu thọ, banh chung ran, jeli thit, acar sayuran, pesta Tet, pesta akhir tahun, pesta bulan purnama di bulan Januari, dan hidangan vegetarian.
Festival Hanoi akan diadakan di Fukuoka pada tahun 2023
Ibu Tong Hong Tham, seorang warga Vietnam yang tinggal di Fukuoka, bercerita bahwa kedua anaknya, seorang putra berusia 5 tahun dan seorang putri berusia 2 tahun, sangat menikmati belajar dan bermain bersama teman-teman mereka di ruang FIRA. "Saya merasa model ini sangat bermanfaat karena anak-anak saya dapat belajar dan bermain, berintegrasi dengan lingkungan internasional sambil tetap melestarikan identitas budaya Vietnam," ujarnya. Senada dengan itu, Ibu Dam Thi Khanh Huyen menambahkan: "Putri saya yang berusia 4 tahun sangat senang pergi ke kelas karena ia dapat belajar membaca, menari, dan bermain game bersama guru dan teman-temannya. Saya merasa model ini sangat bermanfaat."
Banyak kegiatan komunitas
FIRA juga menyelenggarakan sesi orientasi dan seminar bagi orang tua baru di Fukuoka tentang pendidikan anak, jaminan sosial, pencegahan bencana, dll.; menyelenggarakan acara pertukaran internasional, dan memperkenalkan hari raya tradisional Vietnam. Selain itu, FIRA juga berpartisipasi dalam dialog dan mempromosikan kebijakan imigrasi, seperti pada konferensi perwakilan komunitas asing di Fukuoka, dialog tentang pendidikan bahasa ibu bagi anak-anak asal luar negeri di Jepang.
"Jika memungkinkan, FIRA akan menyelenggarakan lebih banyak kegiatan untuk keluarga dengan anak usia 1-2 tahun, membangun tempat penitipan anak, dan taman kanak-kanak multikultural di Fukuoka," ungkap Ibu Bui Thi Thu Sang.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/tre-em-viet-o-fukuoka-huong-ve-nguon-coi-185250106170512984.htm
Komentar (0)